Artichoke (Cynara cardunculus var. scolymus) adalah tanaman tahunan mirip thistle yang termasuk dalam keluarga Asteraceae. Berasal dari wilayah Mediterania, tanaman ini dibudidayakan karena kuncup bunganya yang dapat dimakan dan juga telah digunakan karena potensi khasiat obatnya.
Tanaman Artichoke tumbuh hingga ketinggian sekitar 3 hingga 5 kaki (1 hingga 1,5 meter) dan memiliki daun besar berwarna hijau keperakan yang berlobus dalam yang dapat berukuran hingga 2 kaki (60 sentimeter) panjangnya. Tanaman ini menghasilkan bunga berwarna ungu-biru mencolok yang terdiri dari banyak floret kecil.
Bunga-bunga ini biasanya dipanen sebelum mekar sepenuhnya untuk dikonsumsi sebagai sayuran. Bagian tanaman Artichoke yang paling umum dikonsumsi adalah kuncup bunga yang belum matang, yang dikenal sebagai jantung. Daun luar yang keras dan duri berduri dihilangkan untuk memperlihatkan jantung yang empuk, yang dapat dimakan matang atau mentah dalam salad.
Tanaman obat artichoke dihargai karena rasanya yang unik dan sering dinikmati dengan saus atau vinaigrette. Selain itu, batang tanaman dapat dikupas dan dimasak, menyerupai rasa jantung. Artichoke memiliki sejarah digunakan untuk berbagai keperluan pengobatan, terutama karena potensi manfaat kesehatannya.
Mereka kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral. Artichoke mengandung senyawa seperti cynarin yang dapat meningkatkan produksi empedu, membantu pencernaan dan fungsi hati. Senyawa tertentu dalam Artichoke, seperti fitosterol, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Tanaman obat artichoke dapat membantu mengatur kadar gula darah karena kandungan seratnya dan potensi efek pensensitisasi insulin. Tanaman ini mengandung antioksidan seperti quercetin dan rutin, yang dapat membantu memerangi stres oksidatif dan peradangan. Ekstrak artichoke terkadang digunakan untuk meringankan gejala masalah kandung empedu.
Cynara cardunculus var. scolymus yang juga dikenal sebagai Artichoke lebih menyukai iklim sedang dan tanah yang memiliki drainase baik. Mereka biasanya ditanam sebagai tanaman tahunan di daerah dengan musim dingin yang ringan. Propagasi sering dilakukan melalui anakan atau pembagian tanaman yang sudah mapan. Tanaman ini membutuhkan penyiraman teratur dan perawatan yang tepat untuk menghasilkan kuncup bunga yang optimal.
Manfaat Kesehatan Obat dari Artichoke (Cynara cardunculus var. scolymus)
1. Kesehatan Pencernaan: Artichoke kaya akan senyawa seperti cynarin yang merangsang produksi empedu. Empedu membantu dalam pencernaan lemak dan meningkatkan penyerapan nutrisi. Misalnya, mengonsumsi artichoke setelah makan berat dapat meningkatkan pencernaan yang lebih lancar dan meringankan perasaan berat.
2. Pengelolaan Kolesterol: Senyawa tanaman dalam artichoke, termasuk fitosterol, dapat menghambat penyerapan kolesterol makanan di usus. Ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol secara keseluruhan. Sebagai contoh, secara teratur memasukkan artichoke ke dalam diet Anda dapat berkontribusi untuk menjaga kadar kolesterol yang sehat.
3. Regulasi Gula Darah: Artichoke tinggi serat, yang memperlambat pencernaan dan penyerapan gula. Ini dapat mencegah lonjakan kadar gula darah yang cepat. Bagi seseorang dengan diabetes, memasukkan artichoke ke dalam makanan dapat membantu dalam pengendalian gula darah yang lebih baik.
4. Dukungan Hati: Artichoke mengandung antioksidan seperti silymarin yang melindungi sel-sel hati dari kerusakan dan membantu regenerasinya. Ini bermanfaat bagi individu dengan riwayat konsumsi alkohol atau paparan racun. Memasukkan artichoke ke dalam diet Anda dapat membantu mendukung kesehatan hati secara keseluruhan.
5. Kesehatan Usus: Serat dalam artichoke bertindak sebagai prebiotik, memberi makan bakteri usus yang bermanfaat. Ini meningkatkan mikrobioma usus yang seimbang dan pencernaan yang lebih baik. Jika Anda menderita ketidaknyamanan pencernaan sesekali, mengonsumsi artichoke secara teratur dapat berkontribusi pada kesehatan usus yang lebih baik.
6. Efek Anti-Inflamasi: Artichoke mengandung antioksidan, seperti quercetin dan rutin, yang memiliki sifat anti-inflamasi. Senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh dan menurunkan risiko penyakit kronis. Memasukkan artichoke ke dalam diet anti-inflamasi dapat menawarkan manfaat kesehatan jangka panjang.
7. Fungsi Kantung Empedu: Artichoke dapat meningkatkan produksi dan aliran empedu, membantu pencernaan lemak. Ini dapat membantu mencegah pembentukan batu empedu dan meringankan ketidaknyamanan kantung empedu. Bagi seseorang dengan masalah kantung empedu, mengonsumsi artichoke dapat memberikan kelegaan.
8. Pengelolaan Berat Badan: Kombinasi serat dan rendah kalori dalam artichoke dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi makan berlebihan. Mereka dapat menjadi tambahan yang berharga untuk rencana pengelolaan berat badan. Sebagai contoh, memasukkan artichoke ke dalam salad atau sebagai lauk dapat membantu mengendalikan nafsu makan.
9. Kesehatan Jantung: Kandungan serat artichoke membantu menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol yang sehat, mengurangi risiko penyakit jantung. Antioksidan dalam artichoke juga berkontribusi pada kesehatan jantung. Memasukkan artichoke ke dalam diet sehat jantung dapat memiliki efek jangka panjang yang positif.
10. Detoksifikasi: Senyawa pendukung hati dalam artichoke membantu dalam proses detoksifikasi. Mereka membantu menghilangkan racun dari tubuh, berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan. Memasukkan artichoke dalam rencana detoks dapat meningkatkan mekanisme pembersihan alami tubuh.
Baca Juga: 10 Manfaat Kesehatan Obat dari Crassocephalum (Crassocephalum crepidioides)
Metode Penggunaan untuk Mencapai Manfaat Kesehatan Obat yang Diberikan dari Artichoke (Cynara cardunculus var. scolymus)

1. Kesehatan Pencernaan: Untuk mendukung pencernaan, kukus atau rebus jantung artichoke segar hingga empuk. Anda dapat menghilangkan daun luar yang keras dan duri sebelum memasak. Nikmati sebagai hidangan pembuka sebelum makan untuk merangsang produksi empedu dan membantu pencernaan.
2. Manajemen Kolesterol: Masukkan jantung artichoke ke dalam salad, pasta, atau sebagai lauk. Mengonsumsi artichoke yang dimasak secara teratur dapat membantu menghambat penyerapan kolesterol makanan, berkontribusi pada manajemen kolesterol yang lebih baik.
3. Regulasi Gula Darah: Masukkan artichoke ke dalam makanan dengan karbohidrat kompleks dan protein tanpa lemak. Kukus atau panggang artichoke dan sajikan bersama hidangan seimbang untuk membantu mengatur kadar gula darah dari waktu ke waktu.
4. Dukungan Hati: Siapkan teh artichoke dengan merebus daun artichoke kering dalam air panas. Minum teh herbal ini beberapa kali seminggu untuk memberikan dukungan antioksidan ke hati. Selain itu, mengonsumsi jantung artichoke yang dimasak dapat berkontribusi pada kesehatan hati secara keseluruhan.
5. Kesehatan Usus: Konsumsi jantung dan batang artichoke, karena keduanya mengandung serat. Kukus atau rebus dan masukkan ke dalam makanan Anda. Konsumsi rutin dapat memberikan serat prebiotik yang meningkatkan mikrobioma usus yang sehat.
6. Efek Anti-Inflamasi: Tambahkan jantung artichoke ke salad, sandwich, atau mangkuk biji-bijian Anda. Antioksidan dalam artichoke dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Menggabungkan artichoke dengan makanan anti-inflamasi lainnya meningkatkan efektivitasnya.
7. Fungsi Kantung Empedu: Nikmati artichoke dalam bentuk matang atau mentah. Artichoke yang dikukus sangat membantu untuk mendukung kantung empedu. Mengonsumsinya sebagai bagian dari makanan dapat meningkatkan produksi empedu dan membantu pencernaan lemak.
8. Manajemen Berat Badan: Masukkan artichoke ke dalam makanan Anda untuk meningkatkan asupan serat dan meningkatkan rasa kenyang. Anda dapat menambahkannya ke omelet, hidangan pasta, atau sebagai lauk dengan protein tanpa lemak. Ini dapat membantu mengekang nafsu makan dan mendukung manajemen berat badan.
9. Kesehatan Jantung: Sertakan artichoke secara teratur dalam diet sehat jantung. Kukus atau panggang untuk mempertahankan nutrisinya. Mengonsumsinya bersama makanan sehat jantung lainnya, seperti biji-bijian utuh dan sayuran, dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan kardiovaskular.
10. Detoksifikasi: Integrasikan artichoke ke dalam diet Anda secara teratur. Kukus atau panggang dan masukkan ke dalam makanan. Antioksidan dan senyawa pendukung hati dalam artichoke dapat membantu proses detoksifikasi alami tubuh.
Baca Juga: Cara mengidentifikasi Ayam Dara yang Lebih Baik (POL) sebelum membelinya
Efek Samping Penggunaan Tanaman Obat Artichoke
Meskipun artichoke umumnya aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, ada beberapa potensi efek samping, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar atau oleh individu dengan kondisi kesehatan tertentu.
Berikut adalah beberapa potensi efek samping penggunaan tanaman obat artichoke:
1. Reaksi Alergi: Beberapa individu mungkin alergi terhadap artichoke atau tanaman lain dalam keluarga Asteraceae, seperti ragweed, marigold, atau aster. Reaksi alergi dapat bermanifestasi sebagai ruam kulit, gatal-gatal, pembengkakan, atau bahkan kesulitan bernapas.
2. Gangguan Pencernaan: Makan artichoke dalam jumlah besar dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, termasuk kembung, gas, dan diare. Ini karena kandungan seratnya yang tinggi dan senyawa tertentu yang sulit dicerna bagi sebagian individu.
3. Interaksi dengan Obat-obatan: Artichoke dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, terutama yang dimetabolisme oleh hati. Senyawa dalam artichoke dapat memengaruhi kemampuan hati untuk memproses obat, yang berpotensi mengubah efektivitas atau efek sampingnya. Individu yang mengonsumsi obat-obatan harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan mereka sebelum mengonsumsi suplemen atau ekstrak artichoke.
4. Hipersensitivitas terhadap Senyawa Tertentu: Beberapa orang mungkin sensitif terhadap senyawa tertentu dalam artichoke, yang menyebabkan masalah pencernaan atau gejala lainnya. Sensitivitas ini dapat bervariasi dari orang ke orang.
5. Batu Ginjal: Individu dengan riwayat batu ginjal mungkin perlu membatasi asupan makanan kaya oksalat, termasuk artichoke. Oksalat dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal pada individu yang rentan.
6. Obstruksi Saluran Empedu: Dalam kasus yang jarang terjadi, individu dengan obstruksi saluran empedu yang diketahui harus berhati-hati dengan konsumsi artichoke, karena dapat meningkatkan produksi empedu dan memperburuk kondisi mereka.
7. Penurunan Tekanan Darah: Artichoke diketahui dapat menurunkan tekanan darah karena sifat diuretiknya. Meskipun ini bermanfaat bagi sebagian orang, individu dengan tekanan darah yang sudah rendah harus mengonsumsi artichoke dalam jumlah sedang.
Nilai Gizi Artichoke (Cynara cardunculus var. scolymus)

1. Serat: Artichoke kaya akan serat makanan, menyediakan sekitar 7 gram per artichoke ukuran sedang. Ini mendukung kesehatan pencernaan, meningkatkan keteraturan buang air besar, dan membantu menjaga kadar gula darah yang stabil.
2. Vitamin C: Sebuah artichoke ukuran sedang mengandung sekitar 25% dari asupan vitamin C harian yang direkomendasikan. Antioksidan ini meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan membantu produksi kolagen untuk kesehatan kulit.
3. Folat: Artichoke menawarkan sekitar 68 mikrogram folat per porsi, mendukung sintesis DNA dan pembelahan sel, yang sangat penting selama kehamilan.
4. Vitamin K: Dengan sekitar 18% dari asupan harian yang direkomendasikan per artichoke, vitamin K mendukung pembekuan darah dan kesehatan tulang.
5. Magnesium: Artichoke menyediakan sekitar 50 miligram magnesium per porsi, berkontribusi pada fungsi otot, pensinyalan saraf, dan produksi energi.
6. Kalium: Mengandung sekitar 343 miligram per artichoke ukuran sedang, kalium membantu mengatur tekanan darah dan mendukung kesehatan jantung.
7. Antioksidan: Artichoke dikemas dengan antioksidan seperti cynarin dan silymarin, yang melindungi sel dari stres oksidatif dan dapat mengurangi peradangan.
8. Zat Besi: Sebuah artichoke ukuran sedang menyediakan sekitar 0.7 miligram zat besi, membantu dalam transportasi oksigen dan metabolisme energi.
9. Fosfor: Dengan sekitar 73 miligram per porsi, fosfor mendukung kesehatan tulang dan produksi energi.
10. Rendah Kalori: Artichoke rendah kalori, dengan sekitar 60 kalori per artichoke ukuran sedang, menjadikannya pilihan padat nutrisi untuk manajemen berat badan.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus tentang Artichoke (Cynara cardunculus var. scolymus)
1. Kesehatan Hati: Sebuah studi oleh Rondanelli et al. (2011) menemukan bahwa ekstrak daun artichoke meningkatkan fungsi hati pada pasien dengan penyakit hati berlemak non-alkohol dengan mengurangi kadar enzim hati dan stres oksidatif (Rondanelli, M., Giacosa, A., Opizzi, A., Pelucchi, C., La Vecchia, C., Montorfano, G., Negroni, M., & Zanchi, R. (2011). Effect of artichoke leaf extract on liver function in patients with non-alcoholic fatty liver disease. Fitoterapia, 82(7), 1046-1049).
2. Penurunan Kolesterol: Bundy et al. (2008) menunjukkan bahwa ekstrak daun artichoke secara signifikan menurunkan kadar kolesterol LDL pada orang dewasa dengan hiperkolesterolemia ringan, yang menunjukkan manfaat kardiovaskular (Bundy, R., Walker, A. F., Middleton, R. W., Marakis, G., & Booth, J. C. L. (2008). Artichoke leaf extract reduces plasma cholesterol in otherwise healthy hypercholesterolemic adults. Phytomedicine, 15(9), 668-675).
3. Kesehatan Pencernaan: Marakis et al. (2002) menunjukkan bahwa ekstrak artichoke meringankan gejala sindrom iritasi usus besar, meningkatkan pencernaan dan mengurangi kembung pada peserta (Marakis, G., Walker, A. F., Middleton, R. W., Booth, J. C. L., & Wright, J. (2002). Artichoke leaf extract reduces symptoms of irritable bowel syndrome in a post-marketing surveillance study. Phytotherapy Research, 16(S1), S58-S60).
4. Pengendalian Gula Darah: Nazni et al. (2006) menemukan bahwa suplementasi artichoke meningkatkan pengendalian glikemik pada pasien diabetes tipe 2, kemungkinan karena kandungan serat dan antioksidannya (Nazni, P., Vijayakumar, T. P., Alagianambi, P., & Amirthaveni, M. (2006). Efek hipoglikemik dan hipolipidemik Cynara scolymus pada individu diabetes tipe 2 terpilih. Pakistan Journal of Nutrition, 5(2), 147-151).
5. Aktivitas Antioksidan: Jiménez-Escrig et al. (2003) melaporkan bahwa ekstrak artichoke menunjukkan kapasitas antioksidan yang signifikan, yang berpotensi mengurangi kerusakan oksidatif pada sel (Jiménez-Escrig, A., Dragsted, L. O., Daneshvar, B., Pulido, R., & Saura-Calixto, F. (2003). Aktivitas antioksidan in vitro dari artichoke yang dapat dimakan (Cynara scolymus L.) dan efek pada biomarker antioksidan pada tikus. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 51(18), 5540-5545).
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Artichoke (Cynara cardunculus var. scolymus)
1. Bagian artichoke mana yang bisa dimakan?
Bagian yang bisa dimakan termasuk daun bagian dalam yang lembut, bagian jantung, dan batangnya. Daun luar yang keras dan serat (bagian tengah yang berbulu) biasanya dibuang.
2. Bagaimana cara menyiapkan artichoke?
Potong ujung daun yang berduri, potong bagian atas, dan buang daun luar yang keras. Kukus atau rebus selama 20-40 menit hingga empuk, lalu keluarkan seratnya untuk mengakses jantungnya.
3. Apakah artichoke baik untuk menurunkan berat badan?
Ya, artichoke rendah kalori dan tinggi serat, yang meningkatkan rasa kenyang dan mendukung pengelolaan berat badan jika menjadi bagian dari diet seimbang.
4. Apakah artichoke dapat membantu pencernaan?
Artichoke mengandung serat dan senyawa seperti cynarin yang mendukung pencernaan dan dapat meringankan gejala kembung atau sindrom iritasi usus.
5. Apakah ada efek samping dari makan artichoke?
Kebanyakan orang mentoleransi artichoke dengan baik, tetapi beberapa orang mungkin mengalami gas atau reaksi alergi, terutama jika sensitif terhadap tanaman seperti ragweed.
6. Bagaimana saya bisa memasukkan artichoke ke dalam makanan saya?
Artichoke dapat dikukus, dipanggang, atau ditambahkan ke salad, saus celup, atau hidangan pasta. Bagian jantung sering digunakan dalam resep seperti saus bayam-artichoke.
7. Apakah artichoke kalengan atau beku sama bergizinya dengan yang segar?
Artichoke kalengan atau beku mempertahankan sebagian besar nutrisi tetapi mungkin memiliki tambahan natrium atau pengawet. Pilih opsi rendah natrium jika memungkinkan.
8. Apakah artichoke dapat mendukung kesehatan jantung?
Ya, serat, kalium, dan antioksidannya dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengatur tekanan darah, mendukung kesehatan kardiovaskular.
Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika ya, silakan gunakan kotak komentar di bawah untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk dengan ramah membagikan informasi ini kepada orang lain yang mungkin mendapat manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan dan atas berbagi Anda!
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Ini bukan pengganti nasihat medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau pengobatan alami apa pun untuk tujuan medis.
Baca Juga: Panduan Lengkap Pengelolaan Limbah Manusia

