Lompat ke konten
Home » Blog » 10 Manfaat Kesehatan Obat dari Dacryodes edulis (Pir Afrika) 

10 Manfaat Kesehatan Obat dari Dacryodes edulis (Pir Afrika) 

Dacryodes edulis, yang umumnya disebut sebagai Pir Afrika atau Safou, adalah pohon tropis yang termasuk dalam keluarga Burseraceae. Pohon hijau abadi ini sangat dihargai karena buahnya yang dapat dimakan, yang memiliki nilai kuliner dan pengobatan.

Dacryodes edulis adalah pohon berukuran sedang hingga besar yang dapat mencapai ketinggian hingga 20 meter (65 kaki). Pohon ini memiliki tajuk yang jelas dan simetris dengan dedaunan yang lebat. Daunnya yang selalu hijau tersusun berselang-seling dan menyirip majemuk, terdiri dari beberapa anak daun elips mengkilap yang bervariasi ukurannya, mulai dari 5 hingga 15 sentimeter panjangnya.

Kulit kayu Dacryodes edulis biasanya berwarna abu-abu atau coklat dan menunjukkan tekstur yang relatif halus pada pohon muda. Seiring bertambahnya usia pohon, kulit kayu dapat menjadi lebih retak dan kasar. Batang pohon kokoh dan lurus, bercabang menjadi mahkota daun yang lebat dan akhirnya menghasilkan kelompok buah.

Dacryodes edulis menghasilkan bunga kecil dan tidak mencolok yang tumbuh dalam malai atau kelompok. Bunga-bunga ini biasanya berwarna hijau kekuningan dan tidak memiliki kelopak yang mencolok. Perbungaan dapat muncul langsung dari batang dan cabang yang lebih besar, menciptakan tampilan visual yang unik.

Buah Dacryodes edulis adalah daya tarik utama pohon ini. Ini adalah buah drupe atau batu yang menyerupai buah pir dalam bentuk, oleh karena itu nama umum Pir Afrika. Kulit buah dapat bervariasi warnanya dari hijau hingga ungu, dan teksturnya halus atau sedikit kasar. Daging buahnya kaya, lembut, dan berminyak, dengan rasa yang bervariasi dari manis hingga gurih. Buahnya mengandung biji besar di tengahnya.

Dacryodes edulis berasal dari Afrika Tengah dan Barat, tumbuh subur di hutan hujan tropis dan wilayah subtropis. Ia lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan sering ditemukan di dekat sungai dan aliran air. Kemampuan pohon ini untuk beradaptasi dengan berbagai lingkungan telah menyebabkan pembudidayaannya di berbagai negara di wilayah asalnya.

Pembudidayaan Dacryodes edulis terutama untuk buahnya, yang memiliki kepentingan budaya, ekonomi, dan gizi di banyak komunitas Afrika. Buahnya dapat dimakan segar, dimasak, atau diolah menjadi minyak dan selai. Selain itu, kayu pohon ini kadang-kadang digunakan untuk konstruksi dan pertukangan.

Karena signifikansi pohon ini sebagai sumber makanan dan kepentingan tradisionalnya, Dacryodes edulis dibudidayakan dan dikelola dalam sistem agroforestri. Namun, seperti banyak spesies pohon di wilayah tropis, ia mungkin menghadapi ancaman dari deforestasi dan hilangnya habitat.

Nilai Gizi Dacryodes edulis (Pir Afrika)

1. Kandungan Lipid Tinggi: Daging buah Dacryodes edulis mengandung hingga 48% minyak, menjadikannya sumber yang kaya akan lemak sehat. Lipid ini, terutama asam lemak tak jenuh seperti asam oleat dan linoleat, mendukung kesehatan jantung dengan mengurangi kadar kolesterol jahat dan memberikan energi.

2. Protein: Bijinya mengandung sekitar 33,8% protein, yang penting untuk perbaikan otot, pertumbuhan, dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Hal ini menjadikan pir Afrika sebagai sumber protein yang berharga di wilayah di mana protein hewani mungkin langka.

3. Karbohidrat: Bijinya menyediakan sekitar 7,6% karbohidrat, menawarkan sumber energi cepat untuk aktivitas sehari-hari. Karbohidrat ini sangat bermanfaat dalam diet di mana tanaman pokok seperti jagung dilengkapi.

4. Serat Makanan: Dengan 27,3% serat kasar dalam bijinya, pir Afrika mendukung kesehatan pencernaan dengan meningkatkan buang air besar secara teratur dan mencegah sembelit. Serat juga membantu menjaga mikrobiota usus yang sehat.

5. Vitamin C: Buah ini kaya akan vitamin C, antioksidan kuat yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendorong sintesis kolagen untuk kulit yang sehat, dan melindungi terhadap stres oksidatif.

6. Vitamin E: Pir Afrika mengandung sejumlah besar vitamin E, yang mendukung kesehatan kulit, melindungi sel dari kerusakan, dan dapat memperlambat proses penuaan karena sifat antioksidannya.

7. Asam Amino Esensial: Biji-bijiannya kaya akan asam amino seperti lisin, fenilalanin, leusin, dan isoleusin, yang sangat penting untuk sintesis protein, fungsi enzim, dan kesehatan metabolisme secara keseluruhan.

8. Kalium: Dengan jumlah kalium yang cukup besar (hingga 920 mg/100 g di beberapa aksesi), pir Afrika membantu mengatur tekanan darah, mendukung fungsi otot, dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

9. Kalsium dan Magnesium: Buah dan bijinya menyediakan kalsium dan magnesium, yang penting untuk tulang, gigi, dan fungsi otot yang kuat. Mineral ini juga berperan dalam pensinyalan saraf dan kesehatan jantung.

10. Asam Galat: Biji-bijian mengandung asam galat, senyawa alami dengan sifat antioksidan dan antimikroba, yang dapat membantu melawan infeksi dan mengurangi peradangan.

Baca Juga: 15 Manfaat Kesehatan Obat dari Barringtonia Macrostachya (Mangrove Bedak)

Manfaat Kesehatan Obat dari Dacryodes edulis (Pir Afrika)

10 Medicinal Health Benefits of Dacryodes edulis (African Pear) 

1. Dukungan Kesehatan Jantung: Pir Afrika mengandung senyawa seperti kalium dan antioksidan yang berkontribusi pada kesehatan jantung. Kalium membantu mengatur tingkat tekanan darah, mengurangi risiko hipertensi dan masalah kardiovaskular terkait.

2. Bantuan Pencernaan: Kandungan serat makanan dalam Dacryodes edulis meningkatkan pencernaan yang sehat. Serat membantu mencegah sembelit, menjaga keteraturan buang air besar, dan mendukung mikrobioma usus yang seimbang.

3. Peningkatan Sistem Kekebalan Tubuh: Kaya akan vitamin C, Pir Afrika meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Vitamin C adalah nutrisi penting yang membantu tubuh menangkal infeksi dan penyakit dengan meningkatkan produksi sel-sel kekebalan tubuh.

4. Sifat Anti-Inflamasi: Senyawa bioaktif tertentu dalam Dacryodes edulis memiliki sifat anti-inflamasi. Senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan, menawarkan bantuan dari kondisi seperti arthritis dan nyeri sendi.

5. Nutrisi Kulit: Minyak Pir Afrika terkenal karena sifatnya yang melembapkan dan menyehatkan kulit. Ini membantu menjaga elastisitas kulit, mengurangi munculnya kerutan, dan berkontribusi pada kulit yang sehat dan bercahaya.

6. Peningkatan Kesehatan Tulang: Kehadiran kalsium dan fosfor dalam Dacryodes edulis mendukung kesehatan tulang, membantu dalam menjaga tulang dan gigi yang kuat.

7. Sumber Energi Alami: Seimbang dalam karbohidrat dan lemak sehat, Pir Afrika menyediakan sumber energi berkelanjutan alami. Ini menjadikannya tambahan yang sangat baik untuk diet individu aktif.

8. Pertahanan Antioksidan: Antioksidan yang ada dalam Dacryodes edulis melawan radikal bebas, mengurangi stres oksidatif dan berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis.

9. Perawatan Penglihatan: Kandungan vitamin A yang signifikan dalam Pir Afrika berkontribusi untuk menjaga penglihatan yang sehat dan dapat membantu mencegah masalah penglihatan terkait usia.

10. Bantuan Manajemen Diabetes: Penelitian awal menunjukkan bahwa beberapa senyawa dalam Dacryodes edulis dapat membantu mengatur kadar gula darah. Efek potensial ini dapat bermanfaat bagi individu yang mengelola diabetes.

Baca Juga: Tangkai Mentimun: Kepentingan Ekonomi, Kegunaan dan Produk Sampingan

Metode Penggunaan untuk Mencapai Manfaat Kesehatan yang Diberikan dari Dacryodes edulis (Pir Afrika)

1. Konsumsi Segar: Salah satu cara termudah untuk menikmati manfaat obat dari Dacryodes edulis adalah dengan mengonsumsi buah segar. Cukup cuci buah, belah, dan ambil daging buahnya yang lembut. Nikmati sebagai camilan lezat dan bergizi yang mendukung kesehatan jantung, memberikan energi alami, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

2. Smoothie dan Jus: Masukkan Dacryodes edulis ke dalam smoothie dan jus Anda untuk ledakan rasa dan nutrisi. Campurkan buah dengan buah-buahan lain, sayuran, dan cairan pilihan Anda untuk membuat minuman yang menyegarkan dan kaya nutrisi. Metode ini sangat berguna untuk meningkatkan asupan vitamin C Anda dan mendukung pencernaan.

3. Memasak dan Kreasi Kuliner: Buah Pear Afrika dapat digunakan dalam berbagai persiapan kuliner. Masukkan ke dalam salad, saus, dan hidangan untuk menambahkan sentuhan unik pada makanan Anda. Keserbagunaan buah ini memungkinkan Anda untuk bereksperimen dengan resep manis dan gurih.

4. Minyak untuk Perawatan Kulit: Manfaatkan minyak Buah Pear Afrika untuk menutrisi kulit. Sifat pelembap minyak ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk menghidrasi dan meremajakan kulit Anda. Oleskan sedikit minyak ke kulit Anda, terutama pada area yang membutuhkan perawatan ekstra, seperti kulit kering atau area yang rentan terhadap kerutan.

5. Masker Wajah dan Produk Perawatan Kulit: Anda juga dapat memasukkan minyak Buah Pear Afrika ke dalam rutinitas perawatan kulit Anda dengan menambahkannya ke masker wajah buatan sendiri atau produk perawatan kulit lainnya. Campurkan beberapa tetes minyak dengan bahan-bahan alami seperti madu, yogurt, atau tanah liat untuk membuat masker wajah bergizi yang membuat kulit Anda terasa segar dan revitalisasi.

6. Infus Minyak: Infuskan minyak Buah Pear Afrika dengan herbal atau tumbuhan bermanfaat lainnya untuk membuat campuran minyak herbal yang dipersonalisasi. Minyak yang diinfuskan ini dapat digunakan untuk pijat atau sebagai tambahan mewah untuk perawatan kulit Anda.

7. Ekstrak dan Suplemen Buah: Jika Pir Afrika tidak tersedia di wilayah Anda, Anda mungkin menemukannya dalam bentuk ekstrak atau suplemen. Bentuk pekat ini dapat memberi Anda nutrisi penting dan manfaat kesehatan dari buah tersebut bahkan jika buah segar tidak dapat diakses.

Efek Samping Penggunaan Tanaman Obat Dacryodes edulis

1. Reaksi Alergi: Beberapa individu mungkin alergi terhadap Dacryodes edulis. Reaksi alergi dapat bermanifestasi sebagai ruam kulit, gatal-gatal, atau kemerahan setelah mengonsumsi buah. Dalam kasus yang lebih parah, ketidaknyamanan gastrointestinal, pembengkakan, atau kesulitan bernapas dapat terjadi. Jika Anda mengalami gejala alergi setelah mengonsumsi Pir Afrika, hentikan penggunaannya dan cari perhatian medis jika gejalanya memburuk.

2. Gangguan Pencernaan: Mengonsumsi Dacryodes edulis secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti kembung, gas, atau gangguan pencernaan. Untuk menghindari hal ini, konsumsi buah secukupnya dan perhatikan respons tubuh Anda.

3. Konsumsi Nutrisi Berlebihan: Meskipun Dacryodes edulis kaya akan nutrisi, konsumsi buah yang berlebihan dapat menyebabkan konsumsi nutrisi tertentu secara berlebihan, seperti kalium atau serat makanan. Ini berpotensi mengganggu keseimbangan elektrolit atau menyebabkan masalah pencernaan. Seimbangkan diet Anda dan hindari konsumsi berlebihan untuk mencegah efek tersebut.

4. Interaksi dengan Obat-obatan: Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan atau memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menambahkan Dacryodes edulis ke dalam diet Anda. Potensi interaksi buah dengan obat-obatan atau kondisi kesehatan perlu dipertimbangkan untuk memastikan kesejahteraan Anda.

5. Kontaminan atau Pestisida: Seperti buah lainnya, ada kemungkinan bahwa Dacryodes edulis dapat terkontaminasi pestisida atau zat berbahaya lainnya, terutama jika tidak dicuci dengan benar atau diperoleh dari pemasok yang terpercaya. Pastikan untuk mencuci buah secara menyeluruh atau memilih opsi organik jika tersedia.

6. Kandungan Oksalat: Pir Afrika mengandung oksalat, yaitu senyawa yang dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal pada individu yang rentan. Jika Anda rentan terhadap batu ginjal atau memiliki riwayat masalah ginjal, disarankan untuk memoderasi asupan makanan tinggi oksalat, termasuk Pir Afrika.

7. Dampak pada Gula Darah: Meskipun Dacryodes edulis mungkin memiliki potensi manfaat untuk pengelolaan diabetes karena potensinya untuk mengatur kadar gula darah, penting bagi individu dengan diabetes untuk memantau kadar gula darah mereka dengan cermat saat memasukkan buah ini ke dalam makanan mereka. Bekerja samalah dengan profesional kesehatan untuk menentukan pendekatan yang paling tepat.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus tentang Dacryodes edulis (Pir Afrika)

Medicinal Health Benefits of Dacryodes edulis (African Pear) 

1. Bratte et al. (2010): Dalam sebuah studi yang diterbitkan di Pakistan Journal of Nutrition, para peneliti menganalisis komposisi nutrisi biji buah pir Afrika dan menemukan kadar protein yang tinggi (33,8%), karbohidrat (7,6%), dan asam amino esensial. Studi ini menunjukkan bahwa biji tersebut dapat berfungsi sebagai bahan pakan hemat biaya untuk hewan non-ruminansia, dengan implikasi potensial bagi nutrisi manusia karena kepadatan nutrisinya.

2. Onuegbu et al. (2011): Diterbitkan dalam Research Journal of Medicinal Plant, studi ini mengonfirmasi bahwa buah pir Afrika kaya akan karbohidrat, lipid, dan mineral seperti kalium dan kalsium. Para peneliti menyoroti sifat antimikroba-nya, yang dapat membantu memerangi bakteri mulut, menjadikannya bahan potensial dalam produk perawatan mulut alami.

3. Onocha & Oloyede (2011): Studi ini, yang diterbitkan dalam Asian Pacific Journal of Tropical Disease, menunjukkan bahwa daun Dacryodes edulis menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat (62–93% pembersihan DPPH). Temuan tersebut menunjukkan bahwa buah dan daun dapat membantu mencegah penyakit terkait stres oksidatif seperti kanker dan diabetes.

4. Isaac et al. (2014): Diterbitkan dalam International Journal of Advanced Research in Chemical Science, studi ini mengkarakterisasi minyak pulp pir Afrika dan menemukan bahwa minyak tersebut kaya akan asam lemak (palmitat, oleat, dan linoleat). Sifat fisikokimia minyak menunjukkan potensi untuk penggunaan industri dan manfaat kesehatan, seperti mengurangi risiko kardiovaskular karena kandungan lemak tak jenuhnya.

5. Ogbonna et al. (2019): Dalam studi ScienceDirect, para peneliti menganalisis 11 aksesi pir Afrika dari Nigeria Selatan dan menemukan variasi signifikan dalam nutrisi seperti β-karoten, vitamin E, dan sterol tumbuhan. Studi ini menunjukkan bahwa mengonsumsi beragam aksesi memastikan asupan senyawa bermanfaat yang lebih luas, mendukung aplikasi nutrisi dan terapeutik.

6. Ajibesin (2011): Diterbitkan dalam Research Journal of Medicinal Plant, ulasan ini menegaskan bahwa ekstrak Dacryodes edulis menunjukkan sifat antimikroba, anti-inflamasi, dan antidiabetes. Studi ini mendukung penggunaan tradisionalnya dalam mengobati luka, penyakit kulit, dan disentri, menyoroti potensinya dalam farmakologi modern.

7. Okpala (2024): Sebuah studi ScienceDirect mengevaluasi efek perlakuan panas pada pulp buah pir Afrika dan menemukan bahwa pemanggangan meningkatkan senyawa bioaktif seperti β-caryophyllene, yang mendukung aktivitas antioksidan. Ini menunjukkan bahwa buah pir Afrika yang dipanggang mungkin menawarkan manfaat kesehatan yang lebih unggul dibandingkan buah yang direbus untuk mengurangi stres oksidatif.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Dacryodes edulis (Buah Pir Afrika)

1. Apa itu buah pir Afrika, dan bagaimana rasanya?
Buah pir Afrika (Dacryodes edulis), juga dikenal sebagai safou atau ube, adalah buah tropis asli Afrika Tengah dan Barat. Buah ini memiliki daging yang lembut dan seperti mentega dengan rasa yang sedikit seperti kacang dan gurih, yang semakin kuat saat dimasak atau dipanggang.

2. Bagaimana buah pir Afrika biasanya dikonsumsi?
Buah ini dapat dimakan mentah, direbus, dipanggang, atau digoreng, seringkali dengan garam atau rempah-rempah. Biasanya dipadukan dengan jagung atau digunakan dalam semur, sup, dan saus dalam masakan Afrika.

3. Apakah buah pir Afrika baik untuk pengelolaan berat badan?
Ya, kandungan seratnya yang tinggi meningkatkan rasa kenyang dan mendukung pencernaan, yang dapat membantu dalam pengelolaan berat badan. Namun, kandungan lemaknya yang tinggi berarti harus dikonsumsi dalam jumlah sedang.

4. Bisakah buah pir Afrika membantu mengatasi diabetes?
Studi awal menunjukkan bahwa ekstrak buah pir Afrika dapat membantu mengatur kadar gula darah, sehingga berpotensi bermanfaat untuk pengelolaan diabetes. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum memasukkannya ke dalam diet diabetes.

5. Apakah ada efek samping dari mengonsumsi buah mentega Afrika?
Buah mentega Afrika umumnya aman, tetapi individu dengan riwayat masalah ginjal harus memoderasi asupan karena kandungan oksalatnya, yang dapat menyebabkan batu ginjal.

6. Bagaimana buah mentega Afrika bermanfaat bagi kesehatan kulit?
Minyak buah yang kaya vitamin E dan antioksidan membantu melindungi kulit dari kekeringan dan kerusakan oksidatif, menjadikannya pelembap alami dan bahan anti-penuaan.

7. Bisakah buah mentega Afrika digunakan dalam produk industri?
Ya, minyak dari daging buah mentega Afrika berpotensi digunakan dalam kosmetik, seperti krim tubuh, dan aplikasi industri karena teksturnya yang halus dan stabil.

8. Apakah buah mentega Afrika aman untuk wanita hamil?
Buah mentega Afrika kaya akan asam folat, yang membantu mencegah cacat tabung saraf pada janin, sehingga bermanfaat bagi wanita hamil jika dikonsumsi dalam jumlah sedang.

9. Bagaimana buah mentega Afrika mendukung kekebalan tubuh?
Kandungan vitamin C-nya yang tinggi meningkatkan produksi sel darah putih, meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.

10. Bisakah biji buah mentega Afrika dimakan?
Meskipun bijinya tidak umum dikonsumsi oleh manusia, bijinya kaya nutrisi dan digunakan sebagai pakan ternak. Mereka juga memiliki potensi aplikasi industri dan obat.

Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika demikian, jangan ragu untuk menggunakan kotak komentar di bawah ini untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk dengan hormat membagikan informasi ini kepada orang lain yang mungkin mendapat manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan dan kebersamaan Anda!

Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Ini bukan pengganti saran, diagnosis, atau perawatan medis profesional. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau pengobatan alami apa pun untuk tujuan medis.

Baca Juga: Perbedaan Antara zooplankton dan fitoplankton

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *