Pterocarpus soyauxii, yang umumnya disebut sebagai Teak Afrika atau Rosewood Afrika, adalah pohon gugur yang mencolok yang termasuk dalam keluarga Fabaceae. Berasal dari daerah tropis Afrika Barat, pohon ini dihargai karena keindahan estetikanya dan khasiat obatnya.
Pterocarpus soyauxii adalah pohon yang mengesankan yang dapat mencapai ketinggian hingga 30 meter. Kebiasaan pertumbuhannya biasanya tegak dan bercabang dengan baik, membentuk kanopi yang memberikan naungan yang cukup. Batang pohonnya kokoh dan ditutupi kulit kayu berwarna coklat kemerahan yang mengelupas dalam tambalan persegi panjang kecil, memperlihatkan kulit kayu bagian dalam yang lebih terang di bawahnya.
Daun Pterocarpus soyauxii majemuk, dengan susunan berselang-seling di sepanjang cabang. Setiap daun terdiri dari beberapa anak daun, biasanya berjumlah antara 5 dan 9. Anak daun berbentuk elips atau oblong, dengan tepi bergerigi. Mereka menampilkan warna hijau mengkilap di permukaan atas dan warna yang lebih pucat di bagian bawah.
Pembungaan Pterocarpus soyauxii adalah peristiwa yang memikat secara visual. Pohon ini menghasilkan kelompok bunga berwarna merah atau oranye cerah yang mencolok yang mekar dengan lebat. Bunga-bunga ini zygomorphic, artinya mereka memiliki simetri bilateral. Mereka menarik penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu, berkontribusi pada keanekaragaman hayati ekosistem.
Setelah penyerbukan berhasil, Pterocarpus soyauxii mengembangkan polong biji yang khas. Polong ini pipih dan memanjang, menyerupai bentuk polong kacang polong yang rata. Saat matang, polong berubah dari hijau menjadi coklat. Di dalam polong, biji disusun secara linear.
Salah satu fitur pohon yang paling menonjol adalah kayunya yang berkualitas tinggi, yang terkenal karena daya tahan, kepadatan, dan warna coklat kemerahan yang menarik. Kayu teras Pterocarpus soyauxii banyak dicari untuk berbagai aplikasi, termasuk pembuatan furnitur, lemari, dan lantai. Kekuatan dan ketahanannya yang luar biasa terhadap pembusukan menjadikannya bahan yang berharga.
Pterocarpus soyauxii memiliki makna budaya yang sangat besar di banyak masyarakat Afrika Barat. Kayunya telah digunakan dalam arsitektur dan ukiran tradisional. Selain itu, berbagai bagian pohon, seperti kulit kayu dan daun, digunakan dalam pengobatan tradisional karena khasiat terapeutiknya.
Baca Juga: 12 Manfaat Kesehatan Obat dari Cinnamomum Parthenoxylon (Kayu Kamper Kuning)
Manfaat Kesehatan Obat dari Pterocarpus soyauxii (Jati Afrika)

1. Sifat Anti-inflamasi: Pterocarpus soyauxii mengandung senyawa yang menunjukkan efek anti-inflamasi yang kuat. Senyawa ini membantu mengurangi peradangan dan meringankan kondisi seperti arthritis dan nyeri sendi. Dengan menargetkan jalur inflamasi, tanaman ini memberikan bantuan alami dari rasa tidak nyaman.
2. Pemurnian Darah: Kulit kayu dan daun Pterocarpus soyauxii dikenal karena khasiat pemurnian darahnya. Konsumsi rutin membantu menghilangkan racun dari aliran darah, meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Aliran darah yang dimurnikan dapat berkontribusi pada fungsi organ yang lebih baik dan meningkatkan vitalitas.
3. Penyembuhan Luka: Ekstrak dari Pterocarpus soyauxii memiliki kemampuan penyembuhan luka yang luar biasa. Mereka merangsang regenerasi sel-sel kulit dan membantu menutup luka. Sifat ini menjadikannya obat yang berharga untuk mengatasi luka sayat, luka bakar, dan cedera ringan lainnya.
4. Peningkatan Antioksidan: Kaya akan antioksidan, Pterocarpus soyauxii membantu melawan stres oksidatif. Antioksidan menetralkan radikal bebas berbahaya dalam tubuh, mengurangi risiko penyakit kronis dan meningkatkan kesehatan seluler.
5. Bantuan Pencernaan: Digunakan dalam pengobatan tradisional, Pterocarpus soyauxii dapat diubah menjadi ramuan herbal yang meningkatkan pencernaan. Ini membantu meringankan ketidaknyamanan pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan menjaga kesehatan pencernaan.
6. Meredakan Pernapasan: Untuk masalah pernapasan seperti batuk, bronkitis, dan asma, Pterocarpus soyauxii memberikan kelegaan. Senyawa alaminya membantu menenangkan saluran udara yang teriritasi, mengurangi batuk, dan mendukung fungsi pernapasan secara keseluruhan.
7. Dukungan Kardiovaskular: Konsumsi ekstrak Pterocarpus soyauxii secara teratur dapat berkontribusi pada kesehatan jantung. Dengan membantu mengatur tekanan darah dan kadar kolesterol, ia mendukung fungsi kardiovaskular dan mengurangi risiko masalah terkait jantung.
8. Pengelolaan Diabetes: Penelitian menunjukkan bahwa Pterocarpus soyauxii dapat membantu dalam mengelola diabetes. Senyawanya meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa, membantu individu mengontrol kadar gula darah mereka dengan lebih baik.
9. Efek Anti-mikroba: Pterocarpus soyauxii menunjukkan sifat antimikroba, yang dapat membantu memerangi infeksi. Sifat-sifat ini membuatnya berharga untuk meningkatkan penyembuhan luka dan mencegah penyebaran infeksi.
10. Pereda Nyeri: Pengobatan tradisional telah lama menggunakan Pterocarpus soyauxii untuk meringankan berbagai jenis nyeri. Baik itu nyeri otot, sakit kepala, atau kram menstruasi, senyawa alami tanaman ini menawarkan bantuan tanpa perlu obat penghilang rasa sakit sintetis.
Baca Juga: 6 Manfaat Kesehatan Obat dari Pohon Kamper (Cinnamomum Camphora)
Metode Penggunaan untuk Meraih Manfaat Kesehatan yang Diberikan dari Pterocarpus soyauxii (Jati Afrika)
1. Seduhan Herbal: Untuk membuat seduhan herbal, kumpulkan kulit kayu atau daun Pterocarpus soyauxii dan seduh dalam air panas. Biarkan campuran meresap selama sekitar 10-15 menit sebelum disaring. Seduhan ini dapat dikonsumsi sebagai teh untuk meningkatkan pencernaan, pemurnian darah, dan kesehatan secara keseluruhan.
2. Tapal dan Salep: Untuk aplikasi eksternal, buat tapal atau salep menggunakan bubuk kulit kayu Pterocarpus soyauxii. Campurkan bubuk kulit kayu dengan bahan pembawa yang sesuai, seperti minyak kelapa atau gel lidah buaya, untuk membentuk pasta. Oleskan pasta ini pada luka, luka sayat, atau kulit yang teriritasi untuk penyembuhan luka dan meredakan ketidaknyamanan kulit.
3. Tincture: Tincture adalah ekstrak cair herbal yang terkonsentrasi. Siapkan tincture Pterocarpus soyauxii dengan merendam kulit kayu atau daun dalam alkohol atau campuran alkohol dan air. Metode ini secara efektif mengekstrak senyawa obat tanaman. Beberapa tetes tincture dapat ditambahkan ke air dan dikonsumsi.
4. Inhalasi Uap: Untuk meredakan masalah pernapasan, pertimbangkan inhalasi uap. Didihkan air dan tambahkan daun atau kulit kayu Pterocarpus soyauxii ke dalamnya. Hirup uap dengan menempatkan wajah Anda di atas panci, menutupi kepala Anda dengan handuk. Sifat terapeutik uap dapat membantu meringankan hidung tersumbat dan ketidaknyamanan pernapasan.
5. Mandi Herbal: Untuk efek menenangkan pada kulit dan relaksasi, tambahkan ekstrak Pterocarpus soyauxii ke air mandi Anda. Masukkan daun kering atau kulit kayu bubuk ke dalam air mandi hangat dan berendam untuk pengalaman yang meremajakan. Ini juga bisa bermanfaat untuk mengatasi iritasi kulit.
6. Kompres Topikal: Siapkan kompres dengan merendam kain bersih dalam infus Pterocarpus soyauxii. Oleskan kain lembap ke area yang terkena, seperti otot atau sendi yang sakit. Kompres dapat memberikan bantuan dan kenyamanan lokal.
7. Penggunaan Kuliner: Di beberapa budaya, daun Pterocarpus soyauxii digunakan dalam praktik kuliner. Mereka dapat ditambahkan ke sup, semur, atau hidangan lain untuk memasukkan sifat-sifat pendukung kesehatan tanaman ke dalamnya.
Efek Samping Penggunaan Tanaman Obat Pterocarpus soyauxii
1. Ketidaknyamanan Gastrointestinal: Konsumsi ekstrak Pterocarpus soyauxii yang berlebihan, terutama dalam dosis tinggi, dapat menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal. Ini bisa berupa sakit perut, mual, atau diare. Penting untuk mengonsumsi tanaman ini dalam jumlah sedang dan mengikuti panduan yang direkomendasikan.
2. Reaksi Alergi: Individu dengan alergi terhadap tanaman dalam keluarga Fabaceae, yang mencakup Pterocarpus soyauxii, mungkin mengalami reaksi alergi. Reaksi ini dapat berkisar dari iritasi kulit ringan hingga gejala yang lebih parah seperti pembengkakan, gatal, atau kesulitan bernapas. Jika Anda memiliki alergi yang diketahui, berhati-hatilah dan pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli alergi sebelum menggunakan.
3. Interaksi Obat: Pterocarpus soyauxii dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, yang berpotensi memengaruhi efektivitasnya atau menyebabkan efek samping. Jika Anda sedang mengonsumsi obat resep, konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum memasukkan tanaman ini ke dalam rutinitas Anda.
4. Kehamilan dan Menyusui: Individu yang sedang hamil atau menyusui harus berhati-hati saat menggunakan Pterocarpus soyauxii. Penelitian terbatas tersedia tentang keamanannya selama periode ini, jadi disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan untuk memastikan kesejahteraan individu dan bayi.
5. Kondisi Medis yang Sudah Ada: Individu dengan kondisi medis yang sudah ada, seperti gangguan hati atau masalah ginjal, harus berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan Pterocarpus soyauxii. Senyawa tanaman ini mungkin berinteraksi dengan kondisi ini atau obat-obatan yang terkait dengannya.
6. Sensitivitas Kulit: Kontak langsung dengan ekstrak Pterocarpus soyauxii dapat menyebabkan sensitivitas atau iritasi kulit pada beberapa individu. Disarankan untuk melakukan uji tempel sebelum menggunakan produk topikal apa pun yang mengandung tanaman ini, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif.
7. Bukan Pengganti Nasihat Profesional: Meskipun Pterocarpus soyauxii menawarkan berbagai manfaat kesehatan, itu tidak boleh dianggap sebagai pengganti nasihat medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan yang berkualifikasi sebelum membuat perubahan signifikan pada rejimen kesehatan Anda.
8. Variasi Personal: Respons individu terhadap pengobatan herbal dapat bervariasi. Apa yang berhasil dengan baik untuk satu orang mungkin tidak cocok untuk orang lain. Sangat penting untuk memantau reaksi tubuh Anda dan menghentikan penggunaan jika Anda mengalami efek samping.
Nilai Gizi Pterocarpus Soyauxii (Jati Afrika)

1. Vitamin C: Daun Pterocarpus soyauxii mengandung kadar vitamin C yang tinggi (14,61–21,09 mg/100g), bertindak sebagai antioksidan untuk mendukung kesehatan kekebalan dan melindungi terhadap penyakit terkait stres oksidatif.
2. Flavonoid: Hadir pada 1–3%, flavonoid dalam daun dan kulit kayu berkontribusi pada efek antioksidan dan anti-inflamasi, berpotensi mengurangi risiko kondisi kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.
3. Tanin: Ditemukan di kulit kayu dan daun (0,5–2%), tanin menunjukkan sifat antimikroba dan zat, mendukung penyembuhan luka dan kesehatan pencernaan dalam pengobatan tradisional.
4. Protein: Daunnya mengandung 29,5% protein kasar, menyediakan asam amino esensial untuk perbaikan jaringan, fungsi kekebalan tubuh, dan kesehatan metabolisme secara keseluruhan, menjadikannya sumber daya yang berharga untuk dikonsumsi.
5. Serat Makanan: Terdiri dari 17,2% daun, serat membantu pencernaan, meningkatkan keteraturan buang air besar, dan mendukung kesehatan usus dengan mendorong mikrobioma yang seimbang.
6. Karbohidrat: Dengan kandungan karbohidrat 25,95% dalam daun, Pterocarpus soyauxii menyediakan sumber energi, terutama berguna dalam diet tradisional untuk memerangi kelelahan.
7. Mineral (Kalium, Kalsium, Magnesium): Daunnya kaya akan kalium (736 mg/100g), kalsium (4,04 mg/L), dan magnesium (41 mg/L), mendukung keseimbangan elektrolit, kesehatan tulang, dan fungsi otot.
8. Terpenoid: Tertinggi dalam daun dibandingkan dengan spesies Pterocarpus lainnya, terpenoid (0,2–1%) berkontribusi pada efek antimikroba dan anti-inflamasi, meningkatkan nilai obat tanaman ini.
9. Bioflavonoid: Senyawa-senyawa ini dalam kulit kayu dan daun mendukung aktivitas antioksidan, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan berpotensi membantu kesehatan kardiovaskular.
10. Vitamin A: Hadir sebanyak 0,2044 mg/g dalam daun, vitamin A mendukung penglihatan, kesehatan kulit, dan fungsi kekebalan tubuh, menambah profil nutrisi tanaman ini.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus tentang Pterocarpus Soyauxii (Jati Afrika)
1. Emmanuel et al. (2025): Penelitian ini menggunakan farmakologi jaringan dan penambatan molekuler untuk mengevaluasi efek Pterocarpus soyauxii pada penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD) terkait menopause pada tikus yang diovariektomi. Ditemukan bahwa senyawa tanaman tersebut mengurangi kadar kolesterol hati (15,27%) dan malondialdehida (26,78%), yang menunjukkan peran protektif terhadap NAFLD melalui jalur antioksidan (Emmanuel, O. P., et al., 2025, Journal of Ethnopharmacology).
2. Ndukwe et al. (2013): Penelitian ini membandingkan komposisi fitokimia dan proksimat daun Pterocarpus soyauxii dan Pterocarpus santalinoides. Dilaporkan protein tinggi (29,5%), serat (17,2%), dan vitamin C (14,61 mg/100g) pada P. soyauxii, mendukung penggunaannya sebagai sayuran yang aman dan kaya nutrisi dengan kadar antinutrien yang rendah (Ndukwe, O., & Ikpeama, A., 2013, International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development).
3. Oboh et al. (2016): Penelitian ini menyelidiki suplementasi daun Pterocarpus soyauxii pada tikus diabetes yang diinduksi diet tinggi lemak/streptozotocin. Terbukti mengurangi kadar malondialdehida otak dan aktivitas asetilkolinesterase, yang mengindikasikan efek antioksidan dan neuroprotektif yang dapat mencegah komplikasi diabetes (Oboh, G., et al., 2016, Metabolic Brain Disease).
4. Eyinga et al. (2021): Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan ekstrak serbuk gergaji Pterocarpus soyauxii untuk meningkatkan ketahanan air pada kayu beech yang dilas. Ekstrak tersebut, yang kaya akan tanin dan flavonoid, meningkatkan ketahanan terhadap air dingin, menunjukkan potensi aplikasi industri (Eyinga, J. J., et al., 2021, European Journal of Wood and Wood Products).
5. Abdi et al. (2024): Studi ini menganalisis fitokimia pada spesies Pterocarpus, menemukan bahwa daun P. soyauxii memiliki kandungan terpenoid tertinggi di antara spesies terkait, mendukung penggunaan etnobotani mereka untuk tujuan antimikroba dan anti-inflamasi (Abdi, F. A., et al., 2024, Kastamonu Üniversitesi Orman Fakültesi Dergisi).
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Pterocarpus Soyauxii (Jati Afrika)
1. Untuk apa Pterocarpus soyauxii digunakan? Pterocarpus soyauxii, atau jati Afrika, digunakan sebagai sayuran (daun) karena kandungan nutrisinya, dalam pengobatan tradisional untuk diabetes dan kondisi kulit, serta untuk kayunya yang tahan lama dalam pembuatan furnitur dan alat musik.
2. Apakah daun Pterocarpus soyauxii aman untuk dimakan? Ya, daunnya aman untuk dikonsumsi sebagai sayuran karena kadar antinutrien yang rendah dan kandungan nutrisi yang tinggi, termasuk protein, serat, dan vitamin, sebagaimana didukung oleh penelitian.
3. Bisakah Pterocarpus soyauxii membantu mengatasi diabetes? Studi menunjukkan bahwa daunnya memiliki sifat antidiabetik dengan mengurangi stres oksidatif dan aktivitas enzim yang terkait dengan komplikasi diabetes, tetapi pengawasan medis disarankan.
4. Bagaimana Pterocarpus soyauxii digunakan dalam pengobatan tradisional? Kulit kayu digunakan untuk mengobati infeksi jamur, parasit kulit, dan diabetes, sementara daunnya dikonsumsi sebagai sayuran atau digunakan dalam rebusan untuk kesehatan umum.
5. Apa efek samping Pterocarpus soyauxii? Jika dikonsumsi sebagai sayuran, efek samping jarang terjadi karena kadar antinutrien yang rendah. Namun, dosis tinggi ekstrak kulit kayu dapat menyebabkan gangguan pencernaan, jadi konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan.
6. Dapatkah Pterocarpus soyauxii digunakan untuk kerajinan kayu? Ya, kayunya yang tahan lama dan tahan rayap sangat dihargai untuk furnitur, alat musik seperti drum, dan ukiran karena resonansi dan warna kemerahannya.
7. Apakah Pterocarpus soyauxii memiliki sifat antioksidan? Ya, flavonoid, tanin, dan vitamin C-nya berkontribusi pada efek antioksidan, melindungi terhadap stres oksidatif dan mendukung kesehatan secara keseluruhan, seperti yang ditunjukkan dalam penelitian.
8. Apakah Pterocarpus soyauxii sama dengan kayu rose Afrika? Tidak, kayu rose Afrika biasanya merujuk pada Pterocarpus erinaceus, sedangkan Pterocarpus soyauxii adalah jati Afrika atau padauk, meskipun keduanya termasuk dalam genus yang sama dan memiliki kegunaan yang serupa
Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika ya, silakan gunakan kotak komentar di bawah ini untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk dengan hormat membagikan informasi ini kepada orang lain yang mungkin mendapat manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan dan berbagi Anda!
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Ini bukan pengganti nasihat medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau obat alami apa pun untuk tujuan medis.
Baca Juga: Manfaat Mempelajari Teknik Pertanian

