Broussonetia papyrifera, yang dikenal secara umum sebagai Murbei Kertas, adalah tanaman dengan sejarah panjang penggunaan dalam berbagai budaya untuk khasiat obat dan non-obatnya. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Moraceae dan berasal dari Asia Timur, termasuk Cina, Jepang, dan Korea. Tanaman ini dikenal karena daunnya yang berlobus khas dan kulit kayunya, yang telah digunakan untuk membuat kertas tradisional.
Murbei Kertas dikenal karena ukurannya yang bervariasi, mulai dari semak kecil hingga pohon berukuran sedang. Dalam kondisi optimal, tingginya dapat mencapai 20 hingga 30 kaki (6 hingga 9 meter), tetapi dapat tumbuh lebih tinggi dalam keadaan tertentu. Kebiasaan pertumbuhan tanaman dapat bervariasi dari pohon berbatang tunggal hingga semak berbatang banyak, tergantung pada faktor-faktor seperti lingkungan dan pemangkasan.
Daun Broussonetia papyrifera adalah salah satu ciri khasnya yang paling menonjol. Daunnya berselang-seling, sederhana, dan berlobus dalam dengan tiga hingga lima lobus, menyerupai bentuk tangan atau daun maple. Ukuran daun juga dapat bervariasi, tetapi umumnya sekitar 6 hingga 10 inci (15 hingga 25 cm) panjangnya. Daunnya berwarna hijau cerah dan memiliki tekstur kasar di permukaan atas.
Kulit kayu Murbei Kertas berwarna abu-abu pucat hingga coklat dan dapat memiliki tekstur yang sedikit beralur atau bergelombang. Batang dan cabang yang lebih muda memiliki kulit kayu yang lebih halus yang matang dan menjadi lebih bertekstur seiring pertumbuhan tanaman.
Bunga Broussonetia papyrifera berukuran kecil dan tidak mencolok. Mereka tumbuh dalam struktur seperti untai yang dikenal sebagai perbungaan yang menggantung dari cabang. Bunga-bunga ini biasanya berwarna kehijauan. Buah Murbei Kertas adalah buah drupa kecil berbentuk bulat seperti beri. Buah dapat bervariasi warnanya, mulai dari putih hingga merah muda hingga ungu kemerahan saat matang. Umumnya berdiameter sekitar 0,2 hingga 0,4 inci (5 hingga 10 mm).
Cabang yang lebih muda cenderung fleksibel dan relatif halus, sedangkan cabang yang lebih tua dapat mengembangkan tampilan yang lebih bertekstur. Kebiasaan pertumbuhan tanaman dapat menghasilkan pola percabangan yang agak tidak teratur.
Sistem akar Broussonetia papyrifera bisa ekstensif, terutama pada tanaman yang sudah mapan. Akar mampu menumbuhkan tunas baru, yang berkontribusi pada kemampuan tanaman untuk menyebar dan membentuk belukar.
Broussonetia papyrifera memiliki penampilan yang agak liar dan kasar karena kebiasaan pertumbuhannya yang tidak teratur dan daun yang berlobus dalam. Kombinasi daunnya yang berlobus, perbungaan seperti bunga untai, dan buah beri kecil memberikan tanaman ini tampilan yang unik dan mudah dikenali.
Nilai Gizi Broussonetia Papyrifera (Kertas Murbei)
1. Flavonoid: Murbei kertas mengandung flavonoid seperti quercetin dan rutin, yang merupakan antioksidan kuat. Senyawa ini membantu menetralkan radikal bebas, berpotensi mengurangi stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh.
2. Alkaloid: Daun dan buah murbei kertas kaya akan alkaloid, yang telah menunjukkan potensi dalam mendukung fungsi kekebalan tubuh dan memiliki sifat antimikroba, menjadikannya berharga dalam pengobatan tradisional.
3. Senyawa Fenolik: Asam fenolik, seperti asam galat dan klorogenat, hadir dalam murbei kertas. Ini berkontribusi pada kapasitas antioksidannya, yang dapat membantu melindungi terhadap penyakit kronis seperti penyakit jantung.
4. Vitamin C: Buah murbei kertas mengandung vitamin C, nutrisi penting yang mendukung kesehatan kekebalan tubuh, meningkatkan pembentukan kolagen, dan bertindak sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan.
5. Serat: Buah dan daun menyediakan serat makanan, yang membantu pencernaan, meningkatkan kesehatan usus, dan dapat membantu mengatur kadar gula darah dan kolesterol.
6. Polifenol: Polifenol dalam murbei kertas, terutama di kulit kayu dan daun, memiliki efek anti-inflamasi dan antioksidan, yang berpotensi mengurangi risiko kondisi peradangan.
7. Saponin: Senyawa ini, yang ditemukan di berbagai bagian tanaman, dapat mendukung kesehatan kekebalan tubuh dan telah dipelajari karena potensi efek penurun kolesterolnya.
8. Kumarin: Murbei kertas mengandung kumarin, yang telah menunjukkan sifat antikoagulan dan anti-inflamasi dalam beberapa penelitian, yang berpotensi mendukung kesehatan kardiovaskular.
9. Polisakarida: Ditemukan di daun dan akar tanaman, polisakarida dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan telah dieksplorasi karena potensinya dalam meningkatkan kesehatan usus.
10. Mineral (Zat Besi, Kalsium): Buah dan daun mengandung mineral seperti zat besi, yang mendukung pengangkutan oksigen dalam tubuh, dan kalsium, yang penting untuk kesehatan tulang.
Baca Juga: 10 Manfaat Kesehatan Obat dari Belladona (Atropa Acuminata)
Manfaat Kesehatan Obat dari Broussonetia Papyriferra (Murbei Kertas)

Broussonetia papyrifera, atau Murbei Kertas, dipercaya memiliki berbagai khasiat obat. Berikut adalah 15 manfaat kesehatan obat dari Broussonetia papyrifera.
1. Aktivitas Anti-Inflamasi: Ekstrak Broussonetia papyrifera telah diteliti kemampuannya untuk mengurangi peradangan. Mereka dapat membantu meringankan gejala kondisi seperti artritis, di mana peradangan sendi merupakan faktor kunci.
2. Perlindungan Antioksidan: Tanaman ini mengandung antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas berbahaya, berpotensi mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker.
3. Penyembuhan Luka: Sifat antimikroba Broussonetia papyrifera dapat membantu dalam penyembuhan luka dengan mencegah infeksi dan meningkatkan perbaikan jaringan.
4. Efek Anti-Hipertensi: Senyawa dalam Murbei Kertas dapat berkontribusi menurunkan tekanan darah, yang bisa bermanfaat bagi individu dengan hipertensi.
5. Sifat Diuretik: Aksi diuretik Broussonetia papyrifera dapat membantu dalam mengeluarkan kelebihan cairan, membuatnya berpotensi berguna untuk kondisi yang melibatkan retensi cairan, seperti edema.
6. Pereda Gangguan Pencernaan: Pengobatan tradisional menggunakan Murbei Kertas untuk meringankan ketidaknyamanan pencernaan, seperti kembung dan gangguan pencernaan.
7. Dukungan Pernapasan: Beberapa budaya menggunakan Broussonetia papyrifera untuk meredakan masalah pernapasan, termasuk batuk dan hidung tersumbat, karena potensi sifat anti-inflamasi dan ekspektorannya.
8. Manfaat Antibakteri: Ekstrak dari tanaman ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri, yang berpotensi digunakan dalam mencegah atau mengobati infeksi bakteri.
9. Aktivitas Anti-Jamur: Senyawa dalam Broussonetia papyrifera mungkin membantu melawan infeksi jamur, mendukung pengobatan untuk kondisi seperti kutu air.
10. Potensi Antivirus: Penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak Murbei Kertas mungkin memiliki efek antivirus, membantu dalam penanganan infeksi virus.
11. Kesehatan Hati: Beberapa penggunaan tradisional mencakup dukungan hati, di mana tanaman ini dapat membantu melindungi hati dari kerusakan dan meningkatkan fungsi detoksifikasinya.
12. Efek Anti-Diabetes: Ada penelitian yang muncul yang menunjukkan bahwa ekstrak Murbei Kertas mungkin memiliki peran dalam mengelola kadar gula darah, yang dapat bermanfaat bagi individu dengan diabetes.
13. Sifat Anti-Alergi: Senyawa Broussonetia papyrifera mungkin memiliki efek anti-alergi, menjadikannya bantuan potensial dalam mengelola reaksi dan gejala alergi.
14. Kesehatan Kulit: Potensi penyembuhan luka dan sifat anti-inflamasi tanaman ini mungkin meluas ke kondisi kulit seperti eksim dan dermatitis.
15. Dukungan Kardiovaskular: Beberapa penggunaan tradisional melibatkan dukungan kesehatan jantung, berpotensi karena efek antioksidan dan anti-inflamasi tanaman ini.
Baca Juga: 7 Manfaat Kesehatan Obat dari Houttuynia cordata (Tanaman Bunglon)
Metode Penggunaan untuk Mencapai Manfaat Kesehatan yang Diberikan dari Broussonetia Papyriferra (Murbei Kertas)
Berikut adalah tujuh metode penggunaan untuk mencapai manfaat kesehatan obat yang terkait dengan Broussonetia papyrifera (Murbei Kertas):
1. Infus atau Teh: Siapkan infus dengan menyeduh daun atau kulit Murbei Kertas kering dalam air panas selama sekitar 10-15 menit. Metode ini dapat mengekstrak senyawa bioaktif tanaman, termasuk antioksidan dan agen anti-inflamasi, memberikan potensi manfaat untuk kesehatan secara keseluruhan.
Meminum infus sebagai teh dapat meningkatkan perlindungan antioksidan, efek anti-inflamasi, dan kemungkinan dukungan kardiovaskular. Minum 1-2 cangkir teh Murbei Kertas setiap hari untuk memanfaatkan potensi manfaat antioksidan dan anti-inflamasinya.
2. Aplikasi Topikal: Buat pasta atau tapal menggunakan daun atau kulit Murbei Kertas yang dihancurkan dan oleskan langsung ke luka, luka sayat, atau iritasi kulit. Aplikasi topikal dapat memberikan manfaat antimikroba dan penyembuhan luka.
Pasta tersebut dapat membantu mencegah infeksi, mengurangi peradangan, dan meningkatkan penyembuhan masalah kulit ringan. Oleskan pasta yang terbuat dari daun Murbei Kertas yang dihancurkan ke luka ringan untuk berpotensi mencegah infeksi dan mendukung penyembuhan luka.
3. Tingtur: Siapkan tingtur dengan merendam daun atau kulit pohon Murbei Kertas dalam alkohol (seperti vodka) selama beberapa minggu, kemudian saring cairannya. Tingtur dapat memekatkan senyawa aktif tanaman dan menyimpannya untuk jangka waktu yang lebih lama.
Tingtur dapat menawarkan cara yang mudah untuk mengakses potensi anti-inflamasi, antioksidan, dan sifat menguntungkan lainnya dari tanaman. Minum beberapa tetes tingtur Murbei Kertas yang diencerkan dalam air, seperti yang diarahkan oleh ahli herbal atau profesional kesehatan, untuk berpotensi mendapatkan manfaat dari khasiat obatnya.
4. Dekokta: Rebus kulit atau daun Murbei Kertas kering dalam air selama jangka waktu yang diperpanjang untuk membuat cairan pekat. Dekokta mengekstrak senyawa tanaman secara efektif, terutama yang ditemukan di kulit kayu yang lebih keras.
Metode ini dapat memberikan sumber potensi anti-inflamasi, antioksidan, dan manfaat potensial lainnya yang kuat. Konsumsi sedikit dekokta Murbei Kertas setelah berkonsultasi dengan ahli herbal, terutama untuk kondisi seperti masalah pencernaan.
5. Suplemen: Beberapa toko kesehatan menawarkan suplemen Murbei Kertas dalam berbagai bentuk, seperti kapsul, tablet, atau ekstrak bubuk. Suplemen menyediakan cara terstandarisasi dan nyaman untuk mengonsumsi dosis senyawa bioaktif tanaman tertentu.
Mereka dapat berguna untuk mencapai manfaat kesehatan yang ditargetkan. Minum kapsul Murbei Kertas seperti yang direkomendasikan oleh pabrik untuk berpotensi mengakses efek anti-inflamasi atau antioksidannya.
6. Inhalasi Uap: Rebus daun Murbei Kertas kering dalam air, lalu hirup uapnya dengan menempatkan wajah Anda di atas panci dan menutupi kepala Anda dengan handuk. Inhalasi uap dapat membantu masalah pernapasan dengan memberikan efek antimikroba, anti-inflamasi, dan ekspektoran potensial langsung ke saluran pernapasan.
Lakukan inhalasi uap dengan daun Murbei Kertas untuk berpotensi meredakan hidung tersumbat dan ketidaknyamanan pernapasan.
7. Infus Minyak: Infus minyak pembawa (misalnya, minyak kelapa, minyak zaitun) dengan daun atau kulit Murbei Kertas kering dengan membiarkannya bersama di tempat yang hangat selama beberapa minggu. Infus minyak mempertahankan senyawa bermanfaat tanaman dan dapat digunakan untuk pijat atau aplikasi kulit, berpotensi menawarkan manfaat anti-inflamasi, menenangkan kulit, dan antioksidan.
Oleskan minyak yang diinfus Murbei Kertas ke otot yang sakit atau kulit yang meradang untuk berpotensi mengalami efek anti-inflamasinya.
Efek Samping Penggunaan Tanaman Obat Broussonetia Papyrifera
Meskipun Broussonetia papyrifera (Murbei Kertas) secara tradisional telah digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk aplikasi pengobatan, ada potensi efek samping dan pertimbangan yang perlu diperhatikan. Penting untuk berhati-hati saat menggunakan obat herbal apa pun. Berikut adalah beberapa potensi efek samping dan pertimbangan yang terkait dengan penggunaan Broussonetia papyrifera:
1. Reaksi Alergi: Beberapa individu mungkin sensitif atau alergi terhadap senyawa yang ditemukan dalam Murbei Kertas. Reaksi alergi dapat bermanifestasi sebagai ruam kulit, gatal-gatal, atau gejala pernapasan.
2. Gangguan Pencernaan: Dalam beberapa kasus, penggunaan preparat Kertas Murbei dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, termasuk sakit perut, mual, atau diare.
3. Interaksi Obat: Ekstrak Kertas Murbei dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, termasuk obat tekanan darah, obat anti-diabetes, dan antikoagulan. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan Kertas Murbei jika Anda sedang mengonsumsi obat resep apa pun.
4. Kehamilan dan Menyusui: Individu hamil dan menyusui harus menghindari penggunaan Kertas Murbei karena data keamanan yang terbatas. Potensi efek tanaman pada keseimbangan hormon dan keamanannya untuk perkembangan janin atau bayi tidak dipahami dengan baik.
5. Kesehatan Hati: Beberapa sumber menunjukkan bahwa dosis tinggi ekstrak Kertas Murbei berpotensi memengaruhi kesehatan hati. Disarankan untuk berhati-hati, terutama jika Anda memiliki kondisi hati yang sudah ada sebelumnya.
6. Dosis dan Durasi: Penggunaan Kertas Murbei yang berlebihan atau berkepanjangan dapat menyebabkan efek samping. Penting untuk mengikuti dosis yang dianjurkan dan tidak menggunakan tanaman untuk jangka waktu yang lama tanpa panduan yang tepat.
7. Kontaminan dan Pestisida: Bergantung pada sumber dan persiapannya, mungkin ada risiko menelan kontaminan atau residu dari pestisida. Pastikan Anda mendapatkan Kertas Murbei dari sumber yang terpercaya atau menanamnya secara organik jika menggunakannya untuk tujuan pengobatan.
8. Sensitivitas terhadap Sinar Matahari: Beberapa individu mungkin mengalami peningkatan sensitivitas terhadap sinar matahari (fotosensitivitas) setelah menggunakan produk Kertas Murbei secara topikal atau internal. Ini dapat mengakibatkan reaksi kulit saat terkena sinar matahari.
9. Variabilitas Individual: Orang dapat merespons secara berbeda terhadap pengobatan herbal karena faktor-faktor individual seperti genetika, kondisi kesehatan yang ada, dan pengobatan bersamaan.
10. Kurangnya Bukti Ilmiah: Banyak dari penggunaan tradisional dan potensi manfaat dari Murbei Kertas kekurangan validasi ilmiah yang ekstensif. Sementara tanaman ini telah menunjukkan sifat yang menjanjikan dalam penelitian, lebih banyak penelitian diperlukan untuk sepenuhnya memahami profil keamanan dan efektivitasnya.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus tentang Broussonetia Papyrifera

1. Aktivitas Antioksidan dan Anti-Tirosinase (Zheng et al., 2010): Sebuah studi oleh Zheng dan rekan-rekan mengisolasi senyawa dari ekstrak kloroform dari kulit kayu murbei kertas. Empat senyawa, termasuk 3,5,7,40-tetrahidroksi-30-(2-hidroksi-3-metilbut-3-enil) flavones dan quercetin, menunjukkan aktivitas penghambatan tirosinase jamur yang lebih kuat daripada arbutin, menunjukkan potensi sebagai agen pencerah kulit dalam kosmetik.
2. Kinerja Pertumbuhan pada Anak Babi (Li et al., 2020): Penelitian yang diterbitkan di PMC menyelidiki efek ekstrak daun murbei kertas pada anak babi yang disapih. Studi ini menemukan bahwa suplementasi 300 g/t meningkatkan berat badan akhir, mengurangi diare sebesar 62,9%, dan meningkatkan globulin imun (IgG, IgA, IgM), menunjukkan manfaat untuk kesehatan dan pertumbuhan kekebalan tubuh.
3. Potensi Antikanker (Pang et al., 2014): Pang dan kolega meneliti alkaloid dari buah pohon kertas dan menemukan aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker. Senyawa tersebut menginduksi penangkapan siklus sel dan apoptosis pada sel kanker payudara, menunjukkan potensi sifat antikanker.
4. Efek Anti-Inflamasi (Han et al., 2016): Sebuah studi oleh Han et al. mengeksplorasi sifat anti-inflamasi dari ekstrak pohon kertas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flavonoid dan senyawa fenolik mengurangi penanda inflamasi secara in vitro, mendukung penggunaannya dalam mengelola kondisi terkait peradangan.
5. Efek Hepatoprotektif (Chen et al., 2022): Penelitian yang diterbitkan di MDPI menunjukkan bahwa ekstrak pohon kertas menunjukkan efek hepatoprotektif pada model hewan, kemungkinan karena senyawa antioksidan dan anti-inflamasinya, yang menunjukkan potensi untuk mendukung kesehatan hati.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Broussonetia Papyrifera
1. Untuk apa pohon kertas digunakan?
Pohon kertas digunakan untuk membuat kain kulit kayu (tapa), kertas (seperti Hanji di Korea), dan sebagai tanaman obat dalam sistem tradisional karena sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan penambah kekebalan tubuh.
2. Apakah buah pohon kertas bisa dimakan?
Ya, buahnya yang menyerupai pom-pom berwarna oranye dapat dimakan dan memiliki rasa manis, meskipun bagian tengahnya mungkin memiliki rambut-rambut kecil yang dapat mengiritasi bibir jika tidak ditangani dengan hati-hati.
3. Apakah daun pohon murbei kertas bisa dikonsumsi?
Daun muda dapat dimasak dan dimakan, sering digunakan sebagai pakan ternak atau dalam hidangan tradisional di beberapa budaya. Daun ini kaya akan flavonoid dan alkaloid.
4. Apakah pohon murbei kertas memiliki manfaat kesehatan?
Ya, penelitian menunjukkan bahwa pohon ini memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, dan berpotensi antikanker karena kandungan flavonoid, alkaloid, dan fenoliknya yang kaya.
5. Apakah pohon murbei kertas invasif?
Ya, pohon murbei kertas dianggap invasif di beberapa wilayah, seperti sebagian wilayah Amerika Serikat dan Pakistan, karena pertumbuhannya yang cepat dan kemampuannya menyebar melalui stolon.
6. Apakah pohon murbei kertas dapat menyebabkan alergi?
Ya, serbuk sarinya adalah alergen yang dikenal, terutama di daerah seperti Islamabad, Pakistan, di mana ia berkontribusi pada alergi pernapasan seperti rinitis dan asma.
7. Bagaimana pohon murbei kertas digunakan dalam kosmetik?
Ekstraknya, yang kaya akan senyawa anti-tirosinase, digunakan dalam produk pencerah kulit untuk mengurangi produksi melanin, sehingga populer di industri kecantikan.
8. Apakah pohon murbei kertas aman untuk semua orang?
Meskipun umumnya aman dalam jumlah makanan atau obat, getahnya yang seperti susu dapat mengiritasi kulit dan mata, dan konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum digunakan.
Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika demikian, jangan ragu untuk menggunakan kotak komentar di bawah ini untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk dengan hormat membagikan informasi ini kepada orang lain yang mungkin mendapat manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan dan berbagi Anda!
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Ini bukan pengganti nasihat medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau obat alami apa pun untuk tujuan medis.
Baca Juga:
Baca Juga: Menguasai Seni Membuat Signage

