Lompat ke konten
Home » Blog » 15 Manfaat Kesehatan Pengobatan dari Evolvulus Alsinoides (Shankhpusphi)

15 Manfaat Kesehatan Pengobatan dari Evolvulus Alsinoides (Shankhpusphi)

Evolvulus alsinoides, yang dikenal umum sebagai Shankhpushpi, adalah tanaman obat yang telah digunakan selama berabad-abad dalam sistem pengobatan tradisional Ayurveda dan rakyat, terutama di India dan bagian lain Asia Tenggara. Tanaman ini dikenal karena potensi manfaat kognitif dan neurologisnya.

Tanaman ini berasal dari India dan dapat ditemukan tumbuh di berbagai wilayah Asia Tenggara, termasuk India, Nepal, Sri Lanka, dan Thailand. Tanaman ini tumbuh subur di padang rumput terbuka, ladang yang dibudidayakan, dan di sepanjang tepi jalan.

Evolvulus alsinoides adalah tanaman herba kecil, merambat dengan batang halus yang dapat tumbuh hingga 40 cm panjangnya. Daunnya kecil, sempit, dan berbentuk lonjong, sekitar 1-2 cm panjangnya, dan biasanya ditutupi dengan rambut halus.

Bunganya cukup mencolok dan bisa berwarna biru, putih, atau merah muda. Mereka memiliki struktur berbentuk corong dan berdiameter sekitar 1-2 cm. Tanaman ini menghasilkan buah kecil seperti kapsul yang mengandung biji.

Baca Juga: 7 Manfaat Kesehatan Obat dari Tongkat Ali (Eurycoma Longifolia)

Manfaat Kesehatan Obat dari Evolvulus Alsinoides (Shankhpusphi)

Medicinal Health Benefits of Evolvulus Alsinoides (Shankhpusphi)

1. Peningkatan Kognitif dan Peningkatan Memori: Shankhpushpi terkenal karena khasiatnya yang meningkatkan kognitif. Senyawa seperti convolvine dan convolamine yang ada dalam tanaman dapat membantu meningkatkan memori, pembelajaran, dan fungsi kognitif secara keseluruhan.

2. Pengurangan Stres dan Kecemasan: Tanaman ini dipercaya memiliki sifat anxiolitik, yang berarti dapat membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan. Efek menenangkannya dapat meningkatkan relaksasi dan rasa sejahtera.

3. Efek Neuroprotektif: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Shankhpushpi mungkin memiliki sifat neuroprotektif, yang dapat membantu melindungi sel-sel saraf dari kerusakan dan degenerasi, yang berpotensi bermanfaat bagi kondisi seperti penyakit neurodegeneratif.

4. Peningkatan Kualitas Tidur: Penggunaan tradisional Shankhpushpi termasuk mengatasi gangguan tidur dan insomnia. Sifatnya yang menenangkan dapat membantu memicu tidur nyenyak dan meningkatkan kualitas tidur.

5. Sifat Antidepresan: Senyawa tanaman ini dapat memiliki efek meningkatkan suasana hati. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, Shankhpushpi mungkin memiliki potensi sebagai obat alami untuk depresi ringan.

6. Aktivitas Anti-Inflamasi: Beberapa komponen Shankhpushpi memiliki sifat anti-inflamasi. Ini menunjukkan bahwa ia dapat digunakan untuk meringankan peradangan ringan dan ketidaknyamanan terkait.

7. Dukungan Antioksidan: Antioksidan dalam tanaman, seperti flavonoid, dapat membantu menetralkan radikal bebas berbahaya dalam tubuh, yang berpotensi mengurangi stres oksidatif dan kerusakan sel.

8. Efek Antikonvulsan: Shankhpushpi secara tradisional digunakan untuk mengelola epilepsi dan kejang. Alkaloid tertentu yang ada dalam tanaman dapat memiliki sifat antikonvulsan, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan.

9. Dukungan Sistem Saraf: Karena efeknya pada fungsi kognitif dan kesehatan saraf, Shankhpushpi dianggap sebagai tonik sistem saraf, membantu mendukung kesehatan neurologis secara keseluruhan.

10. Kesehatan Pencernaan: Penggunaan tradisional juga meluas untuk meningkatkan kesehatan pencernaan. Shankhpushpi mungkin membantu mengatasi ketidaknyamanan pencernaan ringan dan mendukung fungsi pencernaan.

11. Manfaat Anti-Penuaan: Sifat antioksidannya dapat berkontribusi pada kesehatan kulit dan efek anti-penuaan dengan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh stres oksidatif.

12. Efek Afrodisiak: Dalam beberapa sistem tradisional, Shankhpushpi dianggap sebagai afrodisiak, yang berpotensi mendukung kesehatan seksual dan libido.

13. Aktivitas Anti-Ulkus: Ekstrak Shankhpushpi telah menunjukkan potensi dalam melindungi mukosa lambung, yang dapat membantu dalam mengelola tukak lambung dan masalah terkait.

14. Sifat Anti-Asma: Beberapa penggunaan tradisional Shankhpushpi melibatkan pengobatan kondisi pernapasan, termasuk asma. Efek bronkodilator potensialnya dapat membantu meringankan gejala pernapasan.

15. Efek Hipotensi: Penelitian terbatas menunjukkan bahwa Shankhpushpi mungkin memiliki efek hipotensi ringan (penurun tekanan darah), yang dapat bermanfaat bagi individu dengan hipertensi.

Baca Juga: Internode Kopi: Pentingnya Ekonomi, Kegunaan, dan Produk Sampingan

Metode Penggunaan untuk Mencapai Manfaat Kesehatan yang Diberikan dari Evolvulus Alsinoides (Shankhpusphi)

Berikut adalah delapan metode penggunaan untuk berpotensi mencapai manfaat kesehatan obat dari Evolvulus alsinoides (Shankhpushpi):

1. Suplemen Herbal (Bubuk atau Kapsul): Salah satu metode paling umum adalah mengonsumsi Shankhpushpi sebagai bubuk herbal atau dalam bentuk kapsul. Ekstrak standar atau bentuk bubuk tersedia di toko kesehatan dan daring. Ikuti dosis yang disarankan yang tertera pada kemasan atau seperti yang disarankan oleh profesional kesehatan. Metode ini memastikan dosis yang nyaman dan konsisten.

2. Teh Herbal atau Infus: Siapkan teh herbal atau infus dengan merendam daun Shankhpushpi kering atau bagian tanaman utuh dalam air panas selama sekitar 10-15 menit. Saring dan minum tehnya. Metode ini cocok untuk meningkatkan relaksasi, pengurangan stres, dan membantu tidur. Anda dapat mengonsumsi teh ini satu hingga dua kali sehari.

3. Rebusan: Rebusan melibatkan perebusan bagian tanaman, seperti daun atau batang, dalam air untuk mengekstrak unsur aktifnya. Rebus bagian tanaman dalam air selama sekitar 10-15 menit, saring, dan konsumsi cairannya. Metode ini umumnya digunakan untuk meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif.

4. Persiapan Minyak Herbal: Minyak Shankhpushpi dapat disiapkan dengan merendam bagian tanaman dalam minyak pembawa (seperti minyak kelapa atau wijen). Panaskan minyak pembawa dan tambahkan ramuan kering. Biarkan mendidih dengan api kecil selama beberapa waktu, saring minyaknya, dan gunakan untuk pijat atau sebagai minyak kulit kepala. Metode ini dapat membantu meningkatkan relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur.

5. Pasta Herbal: Buat pasta dengan menggiling bagian tanaman Shankhpushpi kering dengan sedikit air. Pasta ini dapat dioleskan secara topikal pada kulit atau digunakan secara internal dengan mencampurkannya dengan madu atau ghee. Metode ini sering digunakan untuk kondisi kulit dan potensi manfaat kognitif.

6. Tingtur Herbal: Tingtur adalah ekstrak cair herbal yang terkonsentrasi. Anda dapat menemukan tingtur Shankhpushpi di toko kesehatan atau membuatnya sendiri dengan merendam bagian tanaman dalam alkohol atau gliserin. Tingtur memungkinkan kontrol dosis yang mudah dan dapat diminum secara oral.

7. Bubuk Herbal dengan Madu atau Ghee: Campurkan bubuk Shankhpushpi dengan madu atau ghee (mentega yang dijernihkan) dan konsumsilah. Metode ini dapat digunakan untuk mendukung fungsi kognitif, meningkatkan relaksasi, dan meningkatkan memori. Mulailah dengan jumlah kecil dan tingkatkan secara bertahap jika diperlukan.

8. Inhalasi Herbal: Menghirup aroma daun atau minyak Shankhpushpi kering dapat memberikan efek menenangkan. Anda dapat menambahkan beberapa tetes minyak Shankhpushpi ke dalam diffuser atau mangkuk berisi air panas, lalu hirup uapnya. Metode ini berguna untuk relaksasi dan pengurangan stres.

Efek Samping Penggunaan Tanaman Obat Evolvulus Alsinoides

Berikut adalah beberapa potensi efek samping yang terkait dengan penggunaan Evolvulus alsinoides:

1. Gangguan Pencernaan: Dalam beberapa kasus, mengonsumsi Shankhpushpi dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, seperti sakit perut, mual, atau diare. Hal ini lebih mungkin terjadi jika herbal dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

2. Reaksi Alergi: Beberapa individu mungkin alergi terhadap senyawa tertentu yang ada dalam Shankhpushpi. Reaksi alergi dapat berupa ruam kulit, gatal-gatal, atau pembengkakan. Jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi, hentikan penggunaan dan cari pertolongan medis.

3. Sedasi dan Kantuk: Shankhpushpi dikenal karena efek menenangkannya, yang dapat meningkatkan relaksasi dan tidur. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan sedasi berlebihan, kantuk, atau bahkan kelelahan di siang hari.

4. Interaksi Obat: Seperti banyak herbal, Shankhpushpi dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, terutama obat penenang, antidepresan, atau obat anti-kecemasan, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan Shankhpushpi untuk menghindari potensi interaksi.

5. Kehamilan dan Menyusui: Keamanan penggunaan Shankhpushpi selama kehamilan dan menyusui belum dipelajari secara menyeluruh. Wanita hamil atau menyusui disarankan untuk menghindari penggunaan herbal ini kecuali disarankan lain oleh penyedia layanan kesehatan.

6. Tekanan Darah Rendah: Beberapa bukti menunjukkan bahwa Shankhpushpi mungkin memiliki efek hipotensi ringan, yang berpotensi menurunkan tekanan darah. Individu dengan tekanan darah rendah yang sudah ada sebelumnya harus berhati-hati dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan herbal ini.

7. Overdosis: Konsumsi Shankhpushpi yang berlebihan, terutama dalam bentuk konsentrat seperti ekstrak atau kapsul, berpotensi menyebabkan efek samping. Penting untuk mematuhi dosis dan pedoman yang direkomendasikan.

8. Variabilitas Individu: Orang dapat merespons secara berbeda terhadap pengobatan herbal karena faktor-faktor seperti sensitivitas individu, alergi, dan kondisi kesehatan yang mendasari. Penting untuk memantau respons tubuh Anda dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa.

Nilai Gizi Evolvulus alsinoides (Shankhpushpi)

Medicinal Health Benefits of Evolvulus Alsinoides (Shankhpusphi)

1. Flavonoid: Flavonoid seperti quercetin dan isoquercitrin berlimpah di daun dan akar Evolvulus alsinoides, memberikan sifat antioksidan dan anti-inflamasi kuat yang mendukung kesehatan otak dan mengurangi stres oksidatif.

2. Triterpenoid: Senyawa ini, termasuk turunan β-amyrin, hadir di bagian udara dan menunjukkan efek anti-inflamasi dan antimikroba, berkontribusi pada penggunaan tradisional tanaman untuk penyembuhan luka dan infeksi.

3. Alkaloid: Alkaloid seperti shankhpushpine dan evolvine dalam akar menawarkan manfaat neuroprotektif dan sedatif, membantu dalam peningkatan memori dan peredaan kecemasan.

4. Senyawa Fenolik: Fenolik seperti asam klorogenat dan scopoletin memberikan aktivitas antioksidan dan hepatoprotektif, melindungi sel dari kerusakan dan mendukung fungsi hati.

5. Terpenoid: Monoterpen dan seskuiterpen dalam ekstrak berkontribusi pada sifat antimikroba dan anti-inflamasi, selaras dengan penggunaannya untuk kondisi pernapasan dan kulit.

6. Asam Amino Esensial: Tanaman ini mengandung asam amino esensial seperti valin, leusin, isoleusin, lisin, dan triptofan, yang mendukung sintesis protein, metabolisme energi, dan produksi neurotransmiter untuk kesehatan kognitif.

7. Polisakarida: Senyawa pemodulasi kekebalan ini dalam akar meningkatkan aktivitas makrofag dan produksi sitokin, meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

8. Sterol: β-Sitosterol dalam daun dan akar membantu mengatur kolesterol dan memberikan efek anti-inflamasi, bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular.

9. Glikosida: Glikosida iridoid dan glikosida lainnya menawarkan potensi antioksidan dan antidiabetes, membantu menstabilkan kadar gula darah.

10. Minyak Atsiri: Sedikit minyak esensial dalam tanaman memberikan manfaat karminatif dan antimikroba, membantu pencernaan dan mencegah infeksi.

Profil nutrisi Evolvulus alsinoides, yang kaya akan flavonoid, alkaloid, dan asam amino, menggarisbawahi perannya sebagai tonik otak dalam Ayurveda dan pengobatan tradisional. Namun, karena senyawa bioaktifnya yang poten, ia harus digunakan dalam jumlah sedang di bawah bimbingan profesional untuk menghindari potensi efek samping.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus tentang Evolvulus alsinoides

1. Peningkatan Memori: Sethiya et al. (2009) meneliti efek nootropik dari Evolvulus alsinoides pada tikus amnesia yang diinduksi skopolamin, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pembelajaran dan memori melalui tes elevated plus-maze dan passive avoidance, yang dikaitkan dengan flavonoid yang meningkatkan aktivitas kolinergik (Sethiya, N. K., Nahata, A., Mishra, S. H., & Dixit, V. K., 2009, Pharmacology Biochemistry and Behavior, 92(2), 229-233).

2. Sifat Adaptogenik dan Anti-amnesia: Siripurapu et al. (2005) menunjukkan bahwa ekstrak etanol Evolvulus alsinoides (100-400 mg/kg) mengurangi gangguan memori akibat stres pada tikus melalui model stres tak terduga kronis, meningkatkan memori spasial melalui labirin air morris, yang terkait dengan efek antioksidan (Siripurapu, K. B., Gupta, P., Bhatia, G., Maurya, R., Nath, C., & Palit, G., 2005, Pharmacology Biochemistry and Behavior, 81(3), 424-432).

3. Efek Antidiabetes: Mukundh et al. (2024) mengevaluasi ekstrak daun berair Evolvulus alsinoides pada tikus diabetes yang diinduksi streptozotosin, menunjukkan penurunan glukosa darah dan peningkatan sekresi insulin pankreas, dengan docking in silico yang mengonfirmasi penghambatan α-glukosidase (Mukundh, S. T., Veeraraghavan, V. P., Ponnusamy, B., & Jayaraman, S., 2024, Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences, 16(Suppl 2), S1246-S1248).

4. Aktivitas Antioksidan: Gomathi et al. (2014) menilai ekstrak etanol dari Evolvulus alsinoides menggunakan DPPH, FRAP, dan uji peroksidasi lipid, mengungkapkan kandungan fenolik yang tinggi (17,07 mg GAE/g) dan pembersihan radikal bebas yang signifikan, mendukung peran neuroprotektifnya (Gomathi, D., Gopinath, K., & Sreeja, P., 2014, Journal of Coastal Life Medicine, 2(12), 990-994).

5. Efek Anksiolitik: Nahata et al. (2009) menemukan bahwa ekstrak Evolvulus alsinoides (100-200 mg/kg) menunjukkan aktivitas anksiolitik pada hewan pengerat melalui uji labirin plus yang ditinggikan dan kotak terang-gelap, sebanding dengan diazepam, karena flavonoid yang memodulasi GABA (Nahata, A., Patil, U. K., & Dixit, V. K., 2009, Pharmaceutical Biology, 47(5), 444-451).

6. Aktivitas Anti-inflamasi: Akondi et al. (2011) melaporkan bahwa ekstrak metanol dari Evolvulus alsinoides mengurangi edema kaki pada peradangan yang diinduksi karagenan pada tikus sebesar 65% pada 200 mg/kg, yang dikaitkan dengan triterpenoid yang menghambat jalur COX (Akondi, B. R., Challa, S. R., & Akondi, K. M., 2011, International Journal of Pharma and Bio Sciences, 2(3), B-215-B-221).

Studi-studi ini menyoroti potensi Evolvulus alsinoides dalam peningkatan kognitif, antidiabetik, antioksidan, anksiolitik, dan aplikasi anti-inflamasi, terutama dari model praklinis. Uji klinis manusia terbatas tetapi menjanjikan untuk penggunaan Ayurvedic-nya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Evolvulus alsinoides

1. Apa kegunaan Evolvulus alsinoides dalam pengobatan tradisional?
Dalam Ayurveda, dikenal sebagai Shankhpushpi atau Vishnukranti, digunakan sebagai tonik otak untuk meningkatkan memori, meredakan kecemasan, demam, disentri, asma, dan kondisi kulit seperti eksim.

2. Apakah Evolvulus alsinoides aman digunakan?
Umumnya aman dalam dosis sedang di bawah bimbingan profesional tetapi dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan atau kantuk; hindari selama kehamilan atau dengan obat penenang karena potensi interaksi.

3. Bisakah Evolvulus alsinoides meningkatkan memori dan pembelajaran?
Ya, penelitian menunjukkan ekstraknya meningkatkan memori pada model hewan dengan memodulasi sistem kolinergik dan mengurangi stres oksidatif, mendukung penggunaan nootropiknya dalam Ayurveda.

4. Apakah Evolvulus alsinoides memiliki sifat antioksidan?
Ya, flavonoid dan fenoliknya menunjukkan penangkapan radikal bebas yang kuat dalam pengujian DPPH, membantu memerangi stres oksidatif dan kondisi neurodegeneratif.

5. Apa efek samping dari Evolvulus alsinoides?
Efek samping yang jarang terjadi meliputi mual, pusing, atau reaksi alergi; dosis tinggi dapat memengaruhi fungsi hati, jadi konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan untuk penggunaan obat.

6. Di mana Evolvulus alsinoides berasal?
Berasal dari daerah tropis, termasuk India, Afrika, dan Amerika, tumbuh subur di daerah berumput dan terbuka sebagai tanaman herba abadi.

7. Bisakah Evolvulus alsinoides membantu mengatasi kecemasan?
Studi praklinis mengonfirmasi efek ansiolitik yang sebanding dengan diazepam, yang dikaitkan dengan modulasi GABA, selaras dengan sifat penenang tradisionalnya.

8. Bagaimana Evolvulus alsinoides disiapkan untuk penggunaan obat?
Seluruh tanaman digunakan dalam rebusan, bubuk, atau kapsul untuk manfaat kognitif dan anti-inflamasi, seringkali dalam formula Ayurvedic seperti Medhya Rasayana.

Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika ya, jangan ragu untuk menggunakan kotak komentar di bawah ini untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk dengan hormat membagikan informasi ini kepada orang lain yang mungkin mendapat manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan dan berbagi Anda!

Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Mereka bukan pengganti nasihat medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau pengobatan alami apa pun untuk tujuan medis.

Baca Juga: Panduan Lengkap Budidaya Ikan

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *