Euphorbia serpyllifolia, yang biasa dikenal sebagai Bunga Pute, adalah tanaman herba yang halus dan termasuk dalam keluarga Euphorbiaceae. Tanaman perennial yang menarik ini berasal dari Eropa tetapi juga telah menjadi naturalisasi di Amerika Utara.
Bunga Pute mendapatkan namanya dari daunnya yang ramping seperti thyme yang tumbuh di sepanjang batangnya.
Tanaman yang tumbuh rendah ini biasanya mencapai ketinggian 10-30 cm dan sering ditemukan dalam bentuk yang menyebar. Daunnya berbentuk linear atau lanset dan mengeluarkan getah seperti susu jika rusak.
Bunga Pute menghasilkan bunga hijau-kekuningan yang tidak mencolok dalam tandan, bertengger di ketiak daun. Bunga-bunga ini memberi jalan pada kapsul kecil berlobus tiga yang mengandung biji.
Euphorbia serpyllifolia sangat cocok untuk berbagai habitat, tumbuh subur di hutan terbuka, padang rumput, dan daerah yang terganggu. Kemampuannya untuk beradaptasi telah menyebabkan distribusinya yang luas di berbagai wilayah. Ia juga dikenal karena kemampuannya untuk mengkolonisasi daerah yang terganggu dan menstabilkan tanah.
Namun, perlu dicatat bahwa tanaman ini dianggap invasif di beberapa bagian Amerika Utara, karena dapat mengalahkan vegetasi asli.
Bunga Pute adalah tambahan yang menarik untuk taman bunga liar, tetapi kehati-hatian harus dilakukan saat menanamnya, karena getahnya bisa beracun dan mengiritasi kulit dan mata.
Deskripsi Botani Euphorbia serpyllifolia
Euphorbia serpyllifolia, yang umum dikenal sebagai spurge daun thyme, adalah spesies tumbuhan menarik dengan fitur botani yang berbeda:
1. Kebiasaan Tumbuh: Euphorbia serpyllifolia adalah tumbuhan herba tahunan yang tumbuh rendah, mencapai ketinggian 5 hingga 20 sentimeter.
2. Daun: Daunnya kecil, linear, dan berselang-seling. Biasanya berwarna hijau muda dan ditutupi bulu halus, memberikan penampilan berbulu. Daunnya juga memiliki kualitas aromatik, mengeluarkan aroma seperti thyme saat dihancurkan, itulah sebabnya nama umumnya.
3. Batang: Batang Euphorbia serpyllifolia ramping dan seringkali kemerahan, terutama di dekat pangkal. Batangnya tegak atau berbaring, tergantung pada kondisi lingkungan.
4. Bunga: Bunga spesies ini yang kecil dan tidak mencolok tidak memiliki kelopak. Sebaliknya, mereka memiliki daun yang dimodifikasi yang disebut bractea yang seringkali berwarna-warni, menyerupai kelopak. Warna bractea ini bervariasi tetapi bisa hijau, merah, atau ungu.
5. Perbungaan: Euphorbia serpyllifolia menghasilkan bunganya dalam gugusan kompak yang disebut cyathia. Cyathia ini dikelilingi oleh struktur berbentuk cangkir yang dibentuk oleh involukrum, yang terdiri dari beberapa bractea.
6. Buah: Buah Euphorbia serpyllifolia adalah kapsul kecil berlobus tiga yang mengandung biji. Ketika kapsul matang, kapsul akan terbuka, melepaskan biji.
7. Sistem Akar: Tumbuhan ini biasanya memiliki sistem akar dangkal, cocok untuk kebiasaan pertumbuhannya yang rendah.
8. Aroma: Salah satu fitur paling khas dari Euphorbia serpyllifolia adalah aromanya yang menyenangkan seperti thyme, terutama dari daunnya, yang dilepaskan saat disentuh.
9. Lingkungan Tumbuh: Semanggi thyme tumbuh subur di berbagai habitat, termasuk padang rumput, padang terbuka, pinggir jalan, dan area terganggu. Tanaman ini sering ditemukan di lokasi yang cerah dan memiliki drainase yang baik.
10. Siklus Hidup: Euphorbia serpyllifolia adalah tanaman semusim, yang berarti ia menyelesaikan seluruh siklus hidupnya dalam satu musim tanam. Tanaman ini berkecambah dari biji, tumbuh, berbunga, menghasilkan biji, dan kemudian mati pada tahun yang sama.
Distribusi Geografis Euphorbia serpyllifolia
Euphorbia serpyllifolia adalah spesies tanaman yang tersebar luas dan dapat ditemukan di berbagai belahan dunia. Distribusi geografisnya meliputi:
1. Eropa: Euphorbia serpyllifolia berasal dari Eropa, di mana tanaman ini umum ditemukan di banyak negara. Tanaman ini tumbuh subur di daerah beriklim sedang dan tanah yang memiliki drainase baik.
2. Amerika Utara: Spesies ini juga telah diperkenalkan ke Amerika Utara, di mana ia telah menyebar di banyak wilayah. Tanaman ini dapat ditemukan di beberapa wilayah Amerika Serikat dan Kanada.
3. Asia: Di Asia, Euphorbia serpyllifolia terdapat di wilayah seperti Siberia, Kazakhstan, dan bagian lain dari Asia Tengah. Tanaman ini sering tumbuh di padang rumput terbuka.
4. Australia: Euphorbia serpyllifolia telah berkembang biak di beberapa wilayah Australia, terutama di wilayah tenggara dan barat daya.
5. Distribusi Seluruh Dunia: Karena kemampuannya beradaptasi dan ketahanannya, Euphorbia serpyllifolia telah menjadi spesies tanaman kosmopolitan, hadir di berbagai benua. Kemampuannya untuk tumbuh dalam berbagai kondisi dan jenis tanah telah berkontribusi pada penyebarannya yang luas.
Komposisi Kimia Euphorbia serpyllifolia
Komposisi kimia Euphorbia serpyllifolia adalah subjek yang menarik bagi para peneliti dan herbalis. Meskipun belum banyak dipelajari, beberapa konstituen kimia yang teridentifikasi meliputi:
1. Diterpena: Spesies Euphorbia, termasuk Euphorbia serpyllifolia, diketahui mengandung diterpena. Senyawa-senyawa ini mungkin memiliki sifat farmakologis dan berkontribusi pada bioaktivitas tanaman.
2. Alkaloid: Beberapa spesies Euphorbia dilaporkan mengandung alkaloid, yang dapat memiliki efek beragam pada organisme hidup. Namun, alkaloid spesifik pada Euphorbia serpyllifolia dapat bervariasi.
3. Flavonoid: Flavonoid adalah metabolit sekunder umum yang ditemukan di banyak tanaman. Mereka dikenal karena sifat antioksidannya dan potensi manfaat kesehatannya.
4. Tanin: Tanin adalah senyawa polifenolik yang sering dikaitkan dengan rasa sepat. Mereka dapat ditemukan di berbagai bagian tanaman, termasuk daun dan batang.
5. Sesquiterpene Lactones: Senyawa ini terdapat pada beberapa spesies Euphorbia dan mungkin memiliki sifat anti-inflamasi dan sitotoksik.
6. Minyak Esensial: Aroma seperti timi dari Euphorbia serpyllifolia disebabkan oleh keberadaan minyak esensial. Minyak ini dapat mengandung berbagai senyawa volatil.
Penting untuk dicatat bahwa komposisi kimia Euphorbia serpyllifolia dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti lingkungan pertumbuhan tanaman, variasi genetik, dan kondisi lainnya.
Meskipun beberapa senyawa ini mungkin memiliki potensi khasiat obat, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami efek dan aplikasinya.
Baca Juga: Penyakit yang Dapat Menyerang Unggas dari Pakan
Manfaat Kesehatan Obat dari Euphorbia serpyllifolia (Thyme-Leaved Spurge)

Euphorbia serpyllifolia, yang biasa dikenal sebagai thyme-leaved spurge, menawarkan berbagai manfaat kesehatan obat. Berikut adalah 17 di antaranya:
1. Sifat Anti-inflamasi: Thyme-leaved spurge mengandung senyawa yang menunjukkan efek anti-inflamasi, menjadikannya berharga untuk mengatasi masalah kesehatan terkait peradangan.
2. Penyembuhan Kulit: Aplikasi topikal dari thyme-leaved spurge telah digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka ringan, cedera, dan iritasi kulit.
3. Pereda Nyeri: Sifat anti-inflamasi tanaman ini juga dapat memberikan kelegaan dari nyeri yang terkait dengan kondisi seperti radang sendi.
4. Aksi Antioksidan: Thyme-leaved spurge mengandung antioksidan yang membantu melawan stres oksidatif, berpotensi mengurangi risiko penyakit kronis.
5. Meredakan Gangguan Pencernaan: Pengobatan tradisional menggunakan thyme-leaved spurge untuk meredakan ketidaknyamanan pencernaan dan menenangkan sakit perut.
6. Kesehatan Pernapasan: Tanaman ini telah digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan seperti batuk dan bronkitis, memberikan kelegaan dan membantu pemulihan.
7. Efek Diuretik: Sifat diuretik dari spurge daun thyme dapat membantu dalam mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh dan mendukung kesehatan ginjal.
8. Peningkat Kekebalan Tubuh: Tanaman ini dipercaya dapat meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan penyakit.
9. Perawatan Kulit: Spurge daun thyme digunakan dalam produk perawatan kulit karena efek menenangkan dan anti-inflamasinya, menjadikannya bermanfaat untuk kondisi seperti eksim dan jerawat.
10. Perban Luka: Dapat berfungsi sebagai perban luka alami, mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi.
11. Bantuan Pencernaan: Sifat tanaman ini dapat membantu mengatasi gangguan pencernaan dan kembung, memberikan kelegaan setelah makan.
12. Aksi Anti-infeksi: Spurge daun thyme mungkin memiliki sifat antimikroba, membantu melawan infeksi.
13. Dukungan Kardiovaskular: Beberapa penggunaan tradisional menunjukkan bahwa tanaman ini dapat berkontribusi pada kesehatan jantung dan membantu menjaga tekanan darah normal.
14. Pengurangan Nyeri pada Radang Sendi: Karena efek anti-inflamasinya, spurge daun thyme dapat membantu mengurangi nyeri sendi dan ketidaknyamanan pada pasien radang sendi.
15. Kualitas Antispasmodik: Dapat membantu mengendurkan kejang otot dan kram, memberikan kelegaan dari kondisi seperti kram menstruasi.
16. Dukungan Hati: Spurge daun thyme dipercaya memiliki sifat yang mendukung kesehatan hati dengan membantu proses detoksifikasi.
17. Pengurangan Stres dan Kecemasan: Minyak atsiri tanaman ini dapat digunakan dalam aromaterapi untuk mengurangi stres dan kecemasan, menenangkan pikiran.
Metode Penggunaan untuk Mencapai Manfaat Kesehatan Euphorbia serpyllifolia (Thyme-Leaved Spurge)
Untuk memanfaatkan manfaat kesehatan obat dari Euphorbia serpyllifolia, beberapa metode penggunaan dapat diterapkan:
1. Aplikasi Topikal: Untuk penyembuhan kulit, pereda nyeri, dan pembalutan luka, buatlah tapal atau gunakan minyak atau krim yang diinfuskan thyme-leaved spurge.
2. Inhalasi: Menghirup aroma minyak atsiri thyme-leaved spurge dalam aromaterapi dapat mengurangi stres dan kecemasan.
3. Infus dan Teh: Menyiapkan infus atau teh dari daun kering atau segar dapat meredakan masalah pencernaan.
4. Tincture dan Ekstrak: Tincture atau ekstrak thyme-leaved spurge dapat dikonsumsi dalam dosis tertentu untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.
5. Suplemen Makanan: Dalam beberapa kasus, suplemen thyme-leaved spurge dalam bentuk kapsul atau tablet dapat digunakan untuk dukungan kekebalan tubuh dan efek anti-inflamasi.
6. Produk Perawatan Kulit: Cari produk perawatan kulit yang mengandung thyme-leaved spurge untuk manfaat menenangkan dan anti-inflamasi.
7. Pengobatan Tradisional: Praktik pengobatan tradisional sering kali melibatkan persiapan dan dosis khusus untuk berbagai kondisi kesehatan.
8. Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan: Sebelum menggunakan spurge daun timi untuk tujuan pengobatan, konsultasikan dengan profesional kesehatan, ahli herbal, atau naturopat untuk memastikan penggunaan yang aman dan efektif.
Efek Samping Penggunaan Tanaman Obat Euphorbia serpyllifolia
Meskipun spurge daun timi menawarkan banyak manfaat kesehatan, penting untuk mewaspadai potensi efek samping dan tindakan pencegahan:
1. Sensitivitas Kulit: Beberapa individu mungkin mengalami iritasi kulit saat menggunakan spurge daun timi secara topikal. Lakukan uji tempel sebelum penggunaan luas.
2. Fotosensitivitas: Hindari paparan sinar matahari setelah mengoleskan spurge daun timi secara topikal, karena dapat meningkatkan risiko sengatan matahari karena fotosensitivitas.
3. Dosis: Patuhi dosis yang direkomendasikan saat menggunakan spurge daun timi sebagai suplemen makanan atau tingtur untuk menghindari efek samping.
4. Interaksi dengan Obat-obatan: Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan, konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan suplemen spurge daun timi untuk mencegah potensi interaksi.
5. Kehamilan dan Menyusui: Wanita hamil dan menyusui harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan spurge daun timi, karena keamanannya dalam situasi ini belum mapan.
6. Penggunaan pada Anak-anak: Keamanan spurge daun timi pada anak-anak belum didokumentasikan dengan baik, jadi konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk panduan.
7. Kondisi Ginjal: Individu dengan gangguan ginjal harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan spurge daun timi, karena efek diuretiknya dapat memengaruhi fungsi ginjal.
8. Konsultasi: Jika ragu tentang penggunaan spurge daun timi, selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan untuk panduan yang dipersonalisasi.
Baca Juga: 20 Manfaat Kesehatan Obat Bambusa vulgaris (Bambu)
Penelitian Ilmiah dan Studi tentang Euphorbia serpyllifolia (Spurge Daun Timi)

Penelitian ilmiah dan studi tentang Euphorbia serpyllifolia telah mengeksplorasi komposisi kimianya, sifat farmakologis, dan potensi manfaat kesehatannya. Berikut adalah beberapa temuan utama:
1. Analisis Kimia: Studi telah mengidentifikasi berbagai konstituen kimia dalam Euphorbia serpyllifolia, termasuk diterpen, flavonoid, minyak atsiri, dan tanin. Senyawa-senyawa ini berkontribusi pada khasiat obat tanaman.
2. Aktivitas Anti-Inflamasi: Penelitian menunjukkan bahwa spurge daun timi memiliki sifat anti-inflamasi yang signifikan. Sifat-sifat ini dikaitkan dengan adanya senyawa tertentu yang dapat menghambat proses peradangan dalam tubuh.
3. Efek Antioksidan: Studi telah menunjukkan bahwa senyawa antioksidan spurge daun timi membantu memerangi stres oksidatif, mengurangi risiko kerusakan oksidatif pada sel dan jaringan.
4. Manfaat Gastroprotektif: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Euphorbia serpyllifolia mungkin memiliki efek gastroprotektif, membantu melindungi lapisan lambung dan mengurangi risiko tukak lambung.
5. Potensi Antimikroba: Euphorbia serpyllifolia telah diteliti karena sifat antimikrobanya, yang dapat membuatnya efektif melawan patogen tertentu.
6. Pengobatan Tradisional: Studi ilmiah telah menguatkan penggunaan tradisional Euphorbia serpyllifolia untuk penyakit seperti masalah kulit, masalah pencernaan, dan kondisi pernapasan.
7. Keamanan dan Toksisitas: Penelitian telah mengeksplorasi profil keamanan Euphorbia serpyllifolia. Meskipun secara umum dianggap aman jika digunakan dengan tepat, kehati-hatian disarankan karena potensi efek samping.
Tindakan Pencegahan dan Rekomendasi dalam Menggunakan Tanaman Obat Euphorbia serpyllifolia (Thyme-Leaved Spurge)
Untuk memastikan penggunaan Euphorbia serpyllifolia yang aman dan bertanggung jawab untuk manfaat obatnya, penting untuk mengikuti tindakan pencegahan dan rekomendasi keselamatan ini:
1. Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan: Sebelum menggunakan Euphorbia serpyllifolia untuk tujuan pengobatan, konsultasikan dengan profesional kesehatan atau ahli herbal yang berkualifikasi. Mereka dapat memberikan panduan tentang penggunaan dan dosis yang tepat.
2. Sensitivitas Kulit: Lakukan uji tempel sebelum mengoleskan Euphorbia serpyllifolia secara topikal untuk memeriksa reaksi kulit yang merugikan. Jika iritasi terjadi, hentikan penggunaan.
3. Fotosensitivitas: Hindari paparan sinar matahari setelah mengoleskan spurge daun thyme secara topikal, karena dapat meningkatkan risiko sengatan matahari karena fotosensitivitas.
4. Dosis: Patuhi dosis yang direkomendasikan saat menggunakan spurge daun thyme sebagai suplemen makanan atau tincture. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan efek samping.
5. Interaksi Obat: Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan, konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan suplemen spurge daun thyme untuk mencegah potensi interaksi.
6. Kehamilan dan Menyusui: Wanita hamil dan menyusui harus berhati-hati saat mempertimbangkan spurge daun thyme, karena keamanannya dalam situasi ini belum terdokumentasi dengan baik.
7. Penggunaan pada Anak: Keamanan spurge daun thyme pada anak-anak belum ditetapkan dengan baik. Konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk panduan.
8. Kondisi Ginjal: Individu dengan gangguan ginjal harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan spurge daun thyme, karena efek diuretiknya dapat memengaruhi fungsi ginjal.
9. Reaksi Alergi: Waspadai tanda-tanda reaksi alergi, dan hentikan penggunaan jika terjadi gejala alergi, seperti gatal, bengkak, atau ruam.
10. Hidrasi: Pastikan hidrasi yang tepat saat menggunakan spurge daun thyme, terutama jika memiliki efek diuretik, untuk mencegah dehidrasi.
11. Patuhi Praktik Tradisional: Saat menggunakan pengobatan tradisional yang melibatkan spurge daun thyme, hormati praktik budaya dan konsultasikan dengan praktisi yang berpengetahuan untuk panduan.
12. Hentikan Penggunaan Jika Efek Samping Muncul: Jika terjadi efek samping seperti mual, muntah, atau iritasi kulit, hentikan penggunaan dan cari pertolongan medis jika diperlukan.
FAQ Tentang Tanaman Obat Euphorbia serpyllifolia (Thyme-Leaved Spurge)
Berikut adalah jawaban atas 18 pertanyaan yang sering diajukan tentang Euphorbia serpyllifolia:
1. Apakah Euphorbia serpyllifolia aman digunakan?
Euphorbia serpyllifolia umumnya aman jika digunakan dengan tepat, tetapi tindakan pencegahan harus diikuti.
2. Bisakah thyme-leaved spurge dioleskan secara topikal untuk masalah kulit?
Ya, dapat digunakan secara topikal untuk mengatasi iritasi kulit dan luka.
3. Adakah interaksi obat yang diketahui dengan thyme-leaved spurge?
Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan untuk mencegah potensi interaksi.
4. Bisakah wanita hamil menggunakan thyme-leaved spurge?
Wanita hamil dan menyusui harus berhati-hati dan berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan.
5. Apakah thyme-leaved spurge cocok untuk anak-anak?
Keamanan thyme-leaved spurge pada anak-anak belum mapan. Konsultasikan dengan profesional kesehatan.
6. Apa saja potensi efek samping dari thyme-leaved spurge?
Potensi efek samping dapat meliputi iritasi kulit, fotosensitivitas, dan ketidaknyamanan gastrointestinal jika digunakan secara berlebihan.
7. Bagaimana cara menggunakan thyme-leaved spurge untuk masalah pernapasan?
Dapat dihirup melalui aromaterapi untuk meredakan kondisi pernapasan.
8. Tindakan pencegahan apa yang harus diambil untuk aplikasi topikal spurge daun timi?
Lakukan uji tempel dan hindari paparan sinar matahari setelah aplikasi topikal.
9. Bisakah spurge daun timi digunakan sebagai suplemen makanan?
Dapat digunakan sebagai suplemen makanan, tetapi dosis harus diikuti sesuai rekomendasi.
10. Berapa dosis tipikal untuk suplemen spurge daun timi?
Dosis harus ditentukan oleh profesional kesehatan berdasarkan kebutuhan individu.
11. Apakah spurge daun timi memiliki efek diuretik?
Ya, dapat memiliki sifat diuretik, jadi hidrasi yang tepat penting.
12. Aman bagi penderita kondisi ginjal untuk menggunakan spurge daun timi?
Individu dengan gangguan ginjal harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan sebelum menggunakan spurge daun timi untuk memastikan tidak akan berdampak buruk pada fungsi ginjal.
13. Bisakah spurge daun timi digunakan untuk meredakan kram menstruasi?
Sifat antispasmodiknya dapat memberikan kelegaan dari kondisi seperti kram menstruasi.
14. Apakah ada alergi yang diketahui terkait dengan spurge daun timi?
Reaksi alergi dimungkinkan, jadi hentikan penggunaan jika timbul gejala alergi, seperti gatal atau bengkak.
15. Bisakah spurge daun timi digunakan dalam masakan?
Spurge daun timi biasanya tidak digunakan dalam masakan dan terutama digunakan untuk tujuan pengobatan.
16. Apakah ada penelitian ilmiah yang mendukung manfaat kesehatan dari ‘thyme-leaved spurge’?
Ya, studi ilmiah telah menyelidiki sifat anti-inflamasi, gastroprotektif, dan antimikrobanya, di antaranya.
17. Penggunaan tradisional ‘thyme-leaved spurge’ apa yang telah divalidasi oleh penelitian?
Penelitian telah menguatkan penggunaan tradisionalnya untuk penyembuhan kulit, bantuan pencernaan, dan kesehatan pernapasan.
18. Bagaimana cara menemukan herbalis atau penyedia layanan kesehatan yang berkualifikasi untuk panduan penggunaan ‘thyme-leaved spurge’?
Anda dapat mencari rekomendasi dari penyedia layanan kesehatan utama Anda atau mencari herbalis bersertifikat di area Anda untuk panduan profesional.
Memasukkan Euphorbia serpyllifolia ke dalam rutinitas kesehatan Anda harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah panduan profesional kesehatan atau herbalis berpengalaman untuk memastikan penggunaan yang aman dan efektif. Selalu prioritaskan keselamatan dan patuhi dosis yang direkomendasikan untuk pengalaman yang positif dan bermanfaat.
Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika ya, jangan ragu untuk menggunakan kotak komentar di bawah ini untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk berbagi informasi ini dengan orang lain yang mungkin mendapat manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan dan berbagi Anda!
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Keduanya bukan pengganti nasihat medis profesional, diagnosis, atau pengobatan. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau pengobatan alami apa pun untuk tujuan medis.

