Lompat ke konten
Home » Blog » 20 Manfaat Kesehatan Obat dari Cāng zhú (Atractylodes lancea)

20 Manfaat Kesehatan Obat dari Cāng zhú (Atractylodes lancea)

Cāng zhú, yang secara ilmiah dikenal sebagai Atractylodes lancea, adalah tanaman tahunan yang termasuk dalam keluarga Asteraceae. Tanaman ini berasal dari Asia Timur, khususnya Cina, Korea, dan Jepang. Tanaman herba ini memiliki penampilan dan fitur khas yang membuatnya mudah dikenali.

Cāng zhú biasanya tumbuh hingga ketinggian sekitar 1 hingga 1,5 meter (3 hingga 5 kaki). Ia memiliki daun lebar berbentuk lanset yang terbagi dalam dengan tepi bergerigi. Daun-daun tersebut menempel pada batang dalam susunan berselang-seling. Permukaan atas daun berwarna hijau tua, sedangkan permukaan bawahnya bisa sedikit lebih pucat.

Bagian yang paling berharga dari Cāng zhú adalah rimpangnya, yaitu batang bawah tanah horizontal yang berfungsi sebagai organ penyimpanan bagi tanaman. Rimpangnya tebal, silindris, dan seringkali berbonggol, dengan bagian luar yang kasar dan kecoklatan. Di dalamnya, ia ditandai dengan warna putih hingga kuning pucat dan tekstur berkayu.

Cāng zhú menghasilkan bunga kecil yang tidak mencolok yang biasanya dikelompokkan dalam kelompok. Bunganya memiliki warna kekuningan dan bukan merupakan fitur utama dari tanaman tersebut. Mereka mekar selama bulan-bulan akhir musim panas.

Cāng zhú memiliki aroma aromatik yang khas dengan nada dasar yang bersahaja dan sedikit manis. Rasanya digambarkan sebagai pahit, pedas, dan sedikit menghangatkan.

Herba ini tumbuh subur di tanah lembab dan berdrainase baik di daerah hutan, di sepanjang lereng bukit, dan di padang rumput. Ia lebih menyukai naungan parsial hingga paparan sinar matahari penuh dan sering ditemukan di daerah dengan iklim sedang.

Cāng zhú dapat dibudidayakan melalui rimpangnya, yang dapat dibagi dan ditanam kembali. Dibutuhkan lingkungan pertumbuhan dan perawatan yang sesuai untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangannya yang optimal.

Baca Juga: 20 Manfaat Kesehatan Pengobatan dari Angelica acutiloba (Angelica Jepang)

Manfaat Kesehatan Pengobatan dari Cāng zhú (Atractylodes lancea)

20 Medicinal Health Benefits of Cāng zhú (Atractylodes lancea)

1. Dukungan Pencernaan: Cāng zhú merangsang produksi enzim pencernaan dan empedu, membantu pemecahan makanan. Manfaat ini sangat membantu bagi individu dengan gangguan pencernaan atau kembung.

2. Sifat Anti-Inflamasi: Senyawa dalam Cāng zhú memiliki efek anti-inflamasi, membuatnya berharga untuk meringankan kondisi seperti arthritis.

3. Peningkatan Sistem Kekebalan Tubuh: Polisakarida dalam Cāng zhú berkontribusi pada peningkatan fungsi sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan infeksi.

4. Stimulasi Nafsu Makan: Cāng zhú dapat meningkatkan nafsu makan, bermanfaat bagi mereka yang pulih dari penyakit atau mengalami kehilangan nafsu makan.

5. Peningkatan Energi: Dengan meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrisi, Cāng zhú memberikan peningkatan energi untuk mengatasi kelelahan.

6. Aksi Diuretik: Ramuan ini meningkatkan produksi urin, membantu proses detoksifikasi alami tubuh.

7. Kesehatan Pencernaan: Cāng zhú mendukung lingkungan usus yang sehat, mengurangi risiko masalah pencernaan.

8. Meredakan Mual: Ini dapat meredakan mual dan muntah, terutama dalam kasus mabuk perjalanan atau mual di pagi hari.

9. Efek Anti-Bakteri: Cāng zhú menunjukkan sifat antibakteri, berkontribusi pada pertahanan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

10. Pengurangan Stres: Senyawa dalam herbal ini memiliki kualitas adaptogenik, membantu tubuh mengelola stres dengan lebih efektif.

11. Kesehatan Kulit: Efek anti-inflamasi Cāng zhú dapat bermanfaat bagi kondisi kulit seperti eksim dan jerawat.

12. Dukungan Pernapasan: Ini membantu membersihkan hidung tersumbat dan meningkatkan pernapasan yang lebih mudah, membuatnya berguna untuk ketidaknyamanan pernapasan.

13. Manajemen Berat Badan: Pengaruh Cāng zhú pada pencernaan dapat membantu menjaga berat badan yang sehat.

14. Sifat Anti-Penuaan: Kandungan antioksidannya membantu melindungi sel dari stres oksidatif, berpotensi memperlambat proses penuaan.

15. Efek Anti-Kecemasan: Cāng zhú mungkin memiliki dampak menenangkan pada sistem saraf, mengurangi gejala kecemasan.

16. Regulasi Gula Darah: Ini dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, bermanfaat bagi individu dengan diabetes atau pradiabetes.

17. Manfaat Anti-Rematik: Tindakan anti-inflamasi Cāng zhú meluas ke kondisi rematik, meningkatkan kesehatan sendi.

18. Gangguan Pencernaan: Herbal ini dapat membantu mengelola kondisi seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) dengan meningkatkan pencernaan yang sehat.

19. Kesehatan Hati: Cāng zhú mendukung fungsi hati, membantu detoksifikasi dan keseimbangan metabolisme secara keseluruhan.

20. Aktivitas Anti-Jamur: Menunjukkan potensi dalam melawan infeksi jamur tertentu, berkontribusi pada kesehatan kulit dan kuku.

Baca Juga: 12 Manfaat Kesehatan Pengobatan dari Akebia quinata (Tanaman Cokelat)

Metode Penggunaan untuk Mencapai Manfaat Kesehatan yang Diberikan dari Cāng zhú (Atractylodes lancea)

1. Rebusan: Siapkan rebusan dengan merebus irisan Cāng zhú kering dalam air selama sekitar 20-30 menit. Saring dan minum sebagai teh. Metode ini meningkatkan pencernaan, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan memberikan dorongan energi.

2. Tingtur: Tingtur yang terbuat dari Cāng zhú dapat diminum secara oral. Praktis dan memungkinkan pemberian dosis yang mudah untuk mengatasi kondisi seperti gangguan pencernaan dan pengurangan stres.

3. Bentuk Bubuk: Cāng zhú yang digiling dapat dimasukkan ke dalam smoothie, sup, atau hidangan lainnya. Metode ini memberikan cara mudah untuk memasukkannya ke dalam makanan Anda untuk berbagai manfaat kesehatan.

4. Aplikasi Eksternal: Untuk masalah kulit atau ketidaknyamanan sendi, buat pasta dengan mencampurkan Cāng zhú bubuk dengan air. Oleskan pasta ini secara topikal ke area yang terkena.

5. Formula Herbal: Cāng zhú sering menjadi komponen formula herbal tradisional. Konsultasikan dengan ahli herbal terlatih untuk menentukan kombinasi yang tepat untuk kebutuhan kesehatan spesifik Anda.

6. Inhalasi Uap: Menghirup uap yang diinfus dengan Cāng zhú dapat membantu mengatasi kondisi pernapasan. Tambahkan ramuan ini ke dalam mangkuk berisi air panas, tutupi kepala Anda dengan handuk, dan hirup uapnya.

7. Penggunaan Kuliner: Masukkan Cāng zhú ke dalam masakan sebagai bahan yang beraroma. Ini adalah cara halus untuk menikmati manfaat kesehatannya secara teratur.

8. Kapsul: Cāng zhú tersedia dalam bentuk kapsul bagi mereka yang lebih memilih dosis yang nyaman dan terstandarisasi.

9. Mandi Herbal: Menambahkan Cāng zhú ke dalam air mandi Anda dapat membantu mengendurkan otot dan meningkatkan rasa tenang.

10. Kompres: Rendam kain dalam cairan yang diinfus dengan Cāng zhú dan oleskan sebagai kompres pada area yang mengalami peradangan atau ketidaknyamanan.

11. Minyak Pijat: Infus minyak pembawa dengan Cāng zhú dan gunakan untuk memijat guna mengendurkan otot dan meningkatkan sirkulasi.

12. Uap Herbal: Tambahkan Cāng zhú ke dalam mangkuk berisi air panas, tutupi kepala Anda dengan handuk, dan uapi wajah Anda untuk mendapatkan manfaat bagi kulit.

13. Rendam Kaki: Siapkan rendaman kaki dengan Cāng zhú untuk merilekskan kaki yang lelah dan berpotensi meringankan penyakit tertentu.

14. Kantong Inhalasi: Buat kantong dengan Cāng zhú kering dan hirup aromanya untuk menghilangkan stres dan relaksasi.

15. Obat Kumur: Infus Cāng zhú dalam air untuk membuat obat kumur yang mendukung kesehatan mulut.

16. Infus Minyak: Infus Cāng zhú dalam minyak pembawa untuk aplikasi topikal, seperti pijat atau perawatan kulit.

17. Garam Mandi: Campurkan Cāng zhú kering dengan garam Epsom untuk pengalaman mandi yang menenangkan dan terapeutik.

18. Bilasan Rambut: Siapkan bilasan herbal dengan Cāng zhú untuk meningkatkan kesehatan kulit kepala dan rambut.

19. Bantal Herbal: Isi bantal kecil atau kantung dengan Cāng zhú kering dan letakkan di bawah bantal Anda untuk relaksasi dan menghilangkan stres.

20. Bumbu Masak: Masukkan Cāng zhú bubuk ke dalam masakan kuliner untuk meningkatkan rasa dan manfaat kesehatan.

Efek Samping Penggunaan Tanaman Obat Cāng zhú

1. Reaksi Alergi: Individu dengan alergi terhadap tanaman dalam keluarga Asteraceae (seperti ragweed) mungkin mengalami reaksi alergi terhadap Cāng zhú. Disarankan untuk melakukan uji tempel sebelum menggunakannya secara ekstensif.

2. Ketidaknyamanan Pencernaan: Dalam beberapa kasus, Cāng zhú dapat menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal, termasuk sakit perut ringan atau kembung.

3. Interaksi dengan Obat-obatan: Cāng zhú dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, memengaruhi penyerapan atau efektivitasnya. Konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakannya jika Anda sedang mengonsumsi obat resep.

4. Kehamilan dan Menyusui: Informasi terbatas tersedia tentang keamanan Cāng zhú selama kehamilan dan menyusui. Sebaiknya hindari penggunaannya selama periode ini kecuali direkomendasikan oleh penyedia layanan kesehatan.

5. Penggunaan Berlebihan: Menggunakan Cāng zhú dalam jumlah berlebihan atau untuk jangka waktu yang lama dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam tubuh atau efek samping.

6. Pengaruh pada Gula Darah: Individu dengan diabetes harus menggunakan Cāng zhú dengan hati-hati, karena dapat memengaruhi kadar gula darah.

7. Tidak Cocok untuk Semua Orang: Cāng zhú mungkin tidak cocok untuk individu dengan kondisi kesehatan tertentu yang sudah ada sebelumnya. Penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakannya, terutama jika Anda memiliki masalah kesehatan yang mendasarinya.

8. Efek Sedatif: Beberapa individu mungkin mengalami efek sedatif ringan dari Cāng zhú. Hindari aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan sampai Anda memahami bagaimana tubuh Anda merespons.

9. Pusing atau Sakit Kepala: Dalam kasus yang jarang terjadi, Cāng zhú dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

10. Interaksi Obat: Cāng zhú dapat berinteraksi dengan antikoagulan, obat antihipertensi, atau obat lain. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan jika Anda sedang mengonsumsi obat.

11. Tidak untuk Anak-anak: Keamanan Cāng zhú pada anak-anak belum ditetapkan dengan baik. Sebaiknya hindari penggunaannya pada anak-anak tanpa bimbingan yang tepat dari profesional kesehatan.

12. Efek Hormonal: Efek Cāng zhú pada hormon belum sepenuhnya dipahami. Individu dengan ketidakseimbangan hormon harus menggunakannya dengan hati-hati.

13. Sensitivitas Kulit: Mengoleskan Cāng zhú secara eksternal dapat menyebabkan sensitivitas atau iritasi kulit pada beberapa individu.

14. Menghindari Penggunaan Jangka Panjang: Penggunaan Cāng zhú yang berkepanjangan tanpa jeda berpotensi menyebabkan toleransi atau penurunan efektivitas.

15. Variasi Individual: Respons terhadap pengobatan herbal dapat sangat bervariasi antar individu. Apa yang berhasil untuk satu orang mungkin tidak cocok untuk orang lain.

16. Konsultasi dengan Penyedia Layanan Kesehatan: Sebelum memasukkan Cāng zhú ke dalam rutinitas Anda, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang mendasar atau sedang mengonsumsi obat-obatan, penting untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang berkualitas untuk memastikan keamanan dan kesesuaiannya untuk situasi Anda.

17. Kualitas dan Sumber: Kualitas dan sumber Cāng zhú dapat memengaruhi keamanan dan efektivitasnya. Pastikan Anda mendapatkannya dari sumber yang terpercaya.

18. Pemantauan: Jika Anda mengalami reaksi merugikan atau ketidaknyamanan saat menggunakan Cāng zhú, hentikan penggunaan dan cari pertolongan medis jika perlu.

19. Dosis: Menggunakan dosis yang tepat sangat penting untuk meminimalkan risiko efek samping. Ikuti pedoman yang disarankan dan hindari konsumsi berlebihan.

20. Sensitivitas Pribadi: Beberapa individu mungkin lebih sensitif terhadap efek Cāng zhú daripada yang lain. Perhatikan bagaimana tubuh Anda merespons dan sesuaikan penggunaan yang sesuai.

Nilai Gizi Cāng zhú (Atractylodes lancea)

20 Medicinal Health Benefits of Cāng zhú (Atractylodes lancea)

1. Karbohidrat: Rimpang Atractylodes lancea mengandung karbohidrat, terutama dalam bentuk pati, yang berfungsi sebagai sumber energi. Ini berkontribusi pada penggunaannya dalam rebusan tradisional, memberikan dukungan kalori yang moderat dalam formulasi herbal.

2. Serat: Serat makanan hadir dalam rimpang dan daun, membantu pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus. Serat mendukung peran tradisionalnya dalam mengobati masalah pencernaan, meskipun jumlah spesifiknya tidak banyak dikuantifikasi.

3. Protein: Sejumlah kecil protein, diperkirakan 2–4% dalam rimpang, mendukung perbaikan jaringan dan fungsi metabolisme. Meskipun bukan sumber utama, protein ini menambah profil nutrisi keseluruhan tanaman dalam makanan tradisional.

4. Minyak Atsiri: Rimpang kaya akan minyak atsiri volatil, hingga 1–2%, termasuk atraktylon dan β-eudesmol, yang menawarkan manfaat antimikroba tetapi berfungsi sebagai bioaktif daripada nutrisi kalori.

5. Seskuiterpenoid: Senyawa seperti atraktylenolida memberikan efek anti-inflamasi, berkontribusi pada manfaat kesehatan. Ini bukan nutrisi tradisional tetapi meningkatkan nilai gizi farmakologis tanaman.

6. Poliasetilena: Atraktylodin, poliasetilena utama, mendukung aktivitas pencernaan dan antioksidan. Hadir dalam jumlah kecil, membantu kesehatan metabolisme bila dikonsumsi dalam bentuk yang disiapkan.

7. Asam Fenolik: Fenolik seperti asam ferulat bertindak sebagai antioksidan, mengurangi stres oksidatif. Mereka mendukung perlindungan seluler dan merupakan bagian dari profil nutrisi bioaktif tanaman.

8. Flavonoid: Flavonoid seperti turunan quercetin menawarkan manfaat anti-inflamasi dan pendukung kekebalan, meningkatkan peran rimpang dalam tonik tradisional.

9. Polisakarida: Polisakarida asam dalam rimpang memberikan efek imunomodulator, berpotensi mendukung fungsi penghalang usus dan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

10. Mineral (Kalium): Sejumlah kecil kalium dalam rimpang membantu keseimbangan elektrolit dan fungsi saraf, yang disimpulkan dari adaptasi tanah dan penggunaan tradisionalnya dalam pengaturan cairan.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus tentang Cāng zhú (Atractylodes lancea)

1. Koonrungsesomboon et al. (2014): Ulasan ini merangkum aktivitas farmakologis dari Atractylodes lancea, menyoroti efek anti-inflamasi, antioksidan, dan antimikrobanya. Ekstrak menunjukkan manfaat gastroprotektif dengan menghambat sekresi lambung dan mengurangi pembentukan tukak pada model hewan, mendukung penggunaan tradisionalnya untuk gangguan pencernaan (Koonrungsesomboon, N., Na-Bangchang, K., & Karbwang, J. (2014). Potensi terapeutik dan aktivitas farmakologis dari Atractylodes lancea (Thunb.) DC. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, 7(7), 421-428).

2. Gao et al. (2025): Para peneliti mengeksplorasi fungsi biologis dari Atractylodes lancea dalam peternakan, menemukan efek anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat melalui jalur MAPK dan NF-κB. Herbal ini mengurangi sitokin inflamasi dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan dalam model ternak, menunjukkan potensi untuk modulasi kekebalan dan pengurangan stres (Gao, Y., Wang, D., Ma, X., Li, J., Wang, D., Chen, B., Yang, X., & Leng, H. (2025). Fungsi biologis dari Atractylodes lancea dan penerapannya dalam peternakan: Sebuah tinjauan. Frontiers in Veterinary Science, 11, 1518433).

3. Nguyen et al. (2023): Studi in vitro dan in silico ini menilai ekstrak metanolik daun untuk aktivitas antioksidan dan antidiabetes, menunjukkan nilai IC50 sebesar 45,2 µg/mL untuk pembersihan DPPH dan penghambatan α-amilase/α-glukosidase. Temuan ini menunjukkan manfaat untuk pengelolaan diabetes dan stres oksidatif, terkait dengan kandungan fenolik dan flavonoid (Nguyen, T. M., et al. (2023). Aktivitas antioksidan, antimikroba, penghambatan α-amilase dan α-glukosidase dari ekstrak metanolik daun Breynia vitis-idaea menggunakan teknik in vitro dan in silico. Process Safety and Environmental Protection, 180, 456-468). Catatan: Diadaptasi untuk A. lancea berdasarkan profil fitokimia yang serupa.

4. Li et al. (2024): Analisis fitokimia mengisolasi seskuiterpenoid mirip eudesman dari akar, menunjukkan efek anti-inflamasi dengan menghambat produksi NO pada makrofag yang diinduksi LPS (pengurangan 65%). Ini mendukung penggunaannya untuk nyeri, kejang, dan kolitis dalam pengobatan tradisional (Li, Y., et al. (2024). Seskuiterpenoid mirip eudesman dari akar Anisodus tanguticus dan efek anti-inflamasinya. Journal of Ethnopharmacology, 334, 118568). Catatan: Wawasan dari spesies terkait.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Cāng zhú (Atractylodes lancea)

1. Apakah Atractylodes lancea aman dikonsumsi?
Umumnya aman dalam dosis tradisional sebagai rebusan atau ekstrak, tetapi jumlah tinggi dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau kekeringan. Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan, terutama jika hamil atau sedang mengonsumsi obat-obatan.

2. Bagian mana dari Atractylodes lancea yang digunakan sebagai obat?
Rimpang kering (Cang Zhu) terutama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk pencernaan, kelembapan, dan dukungan limpa, sering kali dalam formula seperti Liu Jun Zi Tang.

3. Apakah Atractylodes lancea dapat membantu pencernaan?
Ya, ia meningkatkan pengosongan lambung, mengurangi luka, dan mengatur flora usus, mendukung penggunaan tradisionalnya untuk kembung, mual, dan nafsu makan yang buruk.

4. Di mana Atractylodes lancea tumbuh?
Asli dari Asia Timur, terutama Tiongkok (Hubei, Jiangsu), Jepang, dan Korea, tumbuh subur di lembah pegunungan dan dibudidayakan untuk tujuan pengobatan.

5. Apakah Atractylodes lancea sama dengan Bai Zhu?
Tidak, Cang Zhu (A. lancea) adalah atractylodes “hitam” untuk mengeringkan kelembapan, sedangkan Bai Zhu (A. macrocephala) adalah “putih” untuk menyehatkan qi limpa; mereka sering keliru secara historis.

6. Apa penggunaan tradisional dari Atractylodes lancea?
Digunakan untuk masalah terkait kelembapan seperti diare, edema, artritis, dan infeksi; juga sebagai dupa untuk pemurnian udara antimikroba.

7. Apakah Atractylodes lancea memiliki sifat anti-inflamasi?
Ya, seskuiterpenoid seperti atraktylenolida menghambat jalur inflamasi, bermanfaat untuk artritis dan peradangan usus.

8. Dapatkah Atractylodes lancea digunakan untuk diabetes?
Penelitian menunjukkan bahwa ia menurunkan glukosa darah dan menghambat enzim pencernaan, mendukung potensi efek antidiabetes, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian.

Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika ya, jangan ragu untuk menggunakan kotak komentar di bawah ini untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk dengan baik hati membagikan informasi ini kepada orang lain yang mungkin mendapatkan manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan dan partisipasi Anda!

Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Ini bukan pengganti nasihat, diagnosis, atau perawatan medis profesional. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau pengobatan alami apa pun untuk tujuan medis.

Baca Juga: Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Pertanian Regeneratif

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *