Biji seledri berukuran kecil dan berwarna cokelat. Orang-orang menggunakannya dalam masakan dan terkadang untuk pengobatan. Biji ini berasal dari seledri, sayuran hijau yang mungkin Anda masukkan ke dalam salad atau dicelupkan ke selai kacang. Tetapi bijinya berbeda. Mereka memiliki rasa yang lebih kuat dan lebih ampuh.
Beberapa orang suka menggunakan biji seledri dalam masakan mereka. Mereka memasukkannya ke dalam sup, semur, dan bahkan acar. Biji ini memberikan rasa khusus pada makanan. Rasanya sedikit seperti seledri, tetapi lebih pekat.
Biji seledri juga bisa baik untuk kesehatan Anda. Beberapa orang berpikir bahwa mereka membantu mengatasi masalah seperti tekanan darah tinggi. Mereka bahkan mungkin membantu meredakan nyeri. Tetapi ingat, ini bukan obat ajaib. Ini hanyalah salah satu bagian dari teka-teki untuk tetap sehat.
Untuk menggunakan biji seledri, Anda tidak membutuhkan banyak. Sedikit saja sudah cukup karena rasanya kuat. Anda dapat menemukannya di toko di bagian rempah-rempah. Kemudian, Anda dapat mencoba menambahkan sejumput ke sup atau salad Anda berikutnya dan lihat bagaimana Anda menyukai rasanya.
Jadi, biji seledri mungkin kecil, tetapi mereka memiliki dampak besar di dapur dan bahkan mungkin pada kesehatan Anda.
Baca Juga: Penyebab Penurunan Produksi Telur di Peternakan Unggas dan Cara Mencegahnya
12 Manfaat Kesehatan dari Biji Seledri

Biji seledri memiliki beberapa manfaat kesehatan. Di bawah ini adalah 12 dari manfaat kesehatan biji seledri:
1. Sifat Anti-Inflamasi: Biji seledri mengandung senyawa yang dapat mengurangi peradangan di dalam tubuh, yang dapat membantu mengatasi kondisi seperti artritis.
2. Menurunkan Tekanan Darah: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi karena sifat diuretiknya.
3. Kesehatan Jantung: Dengan mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol, biji seledri dapat berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik.
4. Bantuan Pencernaan: Biji-bijian ini dapat membantu meningkatkan pencernaan dengan mengurangi kembung dan meredakan gangguan pencernaan.
5. Kaya Antioksidan: Biji seledri kaya akan antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
6. Pengelolaan Berat Badan: Karena kandungan kalorinya yang rendah dan potensi untuk mengurangi nafsu makan, biji seledri dapat menjadi bagian dari rencana pengelolaan berat badan.
7. Anti-Bakteri: Senyawa dalam biji seledri mungkin memiliki sifat antibakteri, membantu melawan bakteri berbahaya di dalam tubuh.
8. Pereda Nyeri: Beberapa orang menggunakan biji seledri untuk meredakan nyeri sendi dan peradangan yang terkait dengan kondisi seperti asam urat.
9. Kesehatan Saluran Kemih: Efek diuretik dari biji seledri dapat meningkatkan kesehatan saluran kemih dengan mengeluarkan racun dan mencegah infeksi saluran kemih.
10. Kesehatan Hati: Biji seledri dapat mendukung fungsi hati dengan membantu proses detoksifikasi.
11. Antispasmodik: Mereka dapat membantu mengendurkan otot dan dapat digunakan untuk meringankan kram otot dan kejang.
12. Kesehatan Pernapasan: Biji seledri dapat membantu mengatasi kondisi pernapasan seperti asma dan bronkitis karena sifat anti-inflamasinya.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus tentang Biji Seledri
1. Efek Anti-Inflamasi: Studi menunjukkan bahwa ekstrak biji seledri, yang kaya akan luteolin, mengurangi penanda inflamasi seperti IL-6 pada model hewan, mengurangi gejala artritis hingga 40%.
2. Regulasi Tekanan Darah: Uji klinis menunjukkan bahwa suplementasi biji seledri menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 8-12 mmHg pada pasien hipertensi, yang dikaitkan dengan phthalide seperti 3-n-butylphthalide.
3. Aktivitas Antioksidan: Penelitian mengidentifikasi apigenin dan flavonoid lain dalam biji seledri, yang menunjukkan kemampuan menangkal radikal bebas yang mengurangi stres oksidatif dalam kultur sel sekitar 35%.
4. Kesehatan Pencernaan: Sebuah studi menemukan bahwa ekstrak biji seledri meningkatkan motilitas lambung dan mengurangi kembung pada pasien sindrom iritasi usus besar, dengan 65% melaporkan perbaikan gejala.
5. Sifat Antimikroba: Uji lab mengonfirmasi bahwa minyak biji seledri menghambat bakteri seperti Staphylococcus aureus dan jamur, mendukung penggunaan tradisionalnya dalam pencegahan infeksi.
Nilai Gizi Biji Seledri
1. Serat Makanan: Menyediakan sekitar 11,8 g per 100 g, membantu pencernaan, meningkatkan keteraturan buang air besar, dan mendukung kesehatan usus dengan mengikat kolesterol.
2. Kalsium: Mengandung sekitar 1767 mg per 100 g, penting untuk kesehatan tulang, kontraksi otot, dan pensinyalan saraf, melebihi banyak biji-bijian lainnya.
3. Zat Besi: Menyediakan sekitar 44.9 mg per 100 g, penting untuk produksi hemoglobin, transportasi oksigen, dan mencegah anemia.
4. Antioksidan: Kaya akan flavonoid seperti apigenin dan luteolin, yang melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan mengurangi risiko peradangan.
5. Magnesium: Menawarkan sekitar 440 mg per 100 g, mendukung metabolisme energi, relaksasi otot, dan regulasi tekanan darah.
6. Minyak Atsiri: Mengandung phthalides dan apiol, berkontribusi pada manfaat anti-inflamasi, diuretik, dan pencernaan, meningkatkan potensi terapeutik.
12 Penggunaan Biji Seledri

Biji seledri memiliki berbagai kegunaan, baik dalam aplikasi kuliner maupun pengobatan. Berikut adalah beberapa penggunaan umum biji seledri:
1. Memasak dan Bumbu: Biji seledri digunakan sebagai rempah dan bumbu dalam masakan. Mereka menambahkan rasa khas pada hidangan, sering digambarkan sebagai sedikit pahit, seperti tanah, dan mengingatkan pada seledri.
2. Acar: Biji seledri adalah bahan utama dalam air garam acar. Mereka meningkatkan rasa sayuran yang diasamkan, seperti mentimun, wortel, dan buncis.
3. Saus Salad: Beberapa saus salad dan vinaigrette menyertakan biji seledri untuk memberikan rasa dan aroma yang unik pada salad.
4. Sup dan Semur: Biji seledri dapat ditambahkan ke sup, semur, dan kaserol untuk memberikan rasa dan meningkatkan cita rasa hidangan secara keseluruhan.
5. Pemanggangan: Terkadang digunakan dalam memanggang, terutama dalam roti dan roti gulung, untuk menambahkan sentuhan gurih yang halus pada produk akhir.
6. Campuran Rempah Buatan Sendiri: Biji seledri adalah komponen dari berbagai campuran rempah, termasuk garam seledri, yang menggabungkan biji seledri dengan garam.
7. Penyedap Bloody Mary: Beberapa orang menggunakan biji seledri atau garam seledri untuk melapisi gelas koktail Bloody Mary untuk menambah rasa.
8. Penggunaan Obat: Biji seledri telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk potensi manfaat kesehatannya, seperti mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, dan membantu pencernaan. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakannya untuk tujuan pengobatan.
9. Diuretik: Biji seledri memiliki sifat diuretik, yang berarti dapat meningkatkan produksi urine dan dapat digunakan dalam pengobatan herbal untuk kondisi seperti retensi air.
10. Penambah Rasa Alami: Karena rasanya yang kuat, biji seledri dapat digunakan sebagai alternatif alami untuk meningkatkan rasa masakan tanpa menambahkan garam tambahan.
11. Aromaterapi: Minyak esensial yang diekstrak dari biji seledri digunakan dalam aromaterapi karena efeknya yang menenangkan dan relaksasi.
12. Teh Herbal: Teh biji seledri diseduh dengan menyeduh biji seledri yang dihancurkan dalam air panas. Kadang-kadang dikonsumsi karena potensi manfaat kesehatannya.
Ingatlah bahwa meskipun biji seledri dapat menjadi tambahan yang beraroma pada masakan Anda dan mungkin memiliki potensi manfaat kesehatan, biji ini harus digunakan dalam jumlah sedang. Rasanya yang kuat berarti sedikit saja sudah cukup, dan konsumsi berlebihan dapat menutupi rasa hidangan. Selain itu, jika Anda berencana menggunakan biji seledri untuk tujuan pengobatan, disarankan untuk mencari bimbingan dari profesional kesehatan.
Baca Juga: Seberapa Sering Mengizinkan Pengunjung di Pertanian Anda
Garam Seledri

Garam seledri adalah jenis bumbu khusus yang menggabungkan dua bahan sederhana: garam dan biji seledri. Mungkin terdengar dasar, tetapi dapat melakukan keajaiban di dapur. Mari kita lihat lebih dekat garam seledri dan semua hal lezat yang dapat Anda lakukan dengannya.
Untuk membuat garam seledri, Anda mencampur garam biasa dengan biji seledri yang digiling. Ini seperti campuran lezat antara rasa asin dan sedikit rasa seledri. Beberapa orang juga menambahkan sedikit bumbu tambahan seperti paprika atau bubuk bawang putih untuk membuatnya lebih menarik.
Garam seledri dapat membuat makanan Anda terasa luar biasa. Ini menambahkan rasa unik yang sedikit mirip seledri tetapi lebih pekat. Ini bagus ketika Anda menginginkan rasa khusus itu dalam hidangan Anda tanpa menggunakan seledri segar. Ini seperti memiliki sejumput seledri di setiap gigitan!
Di Mana Menggunakan Garam Seledri

Anda dapat menaburkan garam seledri pada semua jenis makanan. Berikut beberapa ide:
1. Popcorn: Kocok sedikit garam seledri di atas popcorn Anda untuk sentuhan baru pada camilan klasik ini.
2. Salad: Ini seperti menambahkan seledri ke dalam salad Anda tanpa perlu memotongnya. Cukup taburkan sedikit di atasnya.
3. Bloody Mary: Jika Anda sudah cukup umur, Anda bisa menggunakan garam seledri untuk melapisi bibir gelas koktail Bloody Mary Anda. Ini adalah hiasan untuk orang dewasa.
4. Sup dan Rebusan: Saat Anda membuat sup atau rebusan, sejumput garam seledri dapat membuat rasa menjadi lebih hidup.
5. Daging dan Ikan: Cobalah pada ayam panggang, ikan, atau bahkan hamburger. Ini menambahkan rasa yang lezat.
6. Masakan Kentang: Baik Anda membuat kentang tumbuk atau kentang goreng, garam seledri dapat membuatnya menjadi lebih istimewa.
Ingat, Anda tidak membutuhkan banyak garam seledri karena rasanya cukup kuat. Sejumput saja bisa membuat perbedaan besar pada hidangan Anda. Jadi, saat Anda menggunakannya, gunakan sedikit saja pada awalnya, dan cicipi sambil jalan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Biji Seledri
1. Apa itu biji seledri?
Biji seledri adalah biji kecil berwarna coklat dari tanaman Apium graveolens, digunakan sebagai rempah dengan rasa pahit dan bersahaja dalam masakan dan pengobatan tradisional.
2. Apa manfaat kesehatan dari biji seledri?
Mereka mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, memberikan antioksidan, mendukung pencernaan, dan memiliki sifat antimikroba untuk kesehatan secara keseluruhan.
3. Bagaimana cara menggunakan biji seledri dalam masakan?
Tambahkan 1/4 hingga 1/2 sendok teh ke sup, rebusan, air rendaman acar, atau saus salad; giling untuk campuran rempah atau taburkan utuh untuk tekstur.
4. Apakah biji seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah?
Ya, phthalides dalam biji seledri melemaskan pembuluh darah, dengan studi yang menunjukkan penurunan tekanan darah yang signifikan pada individu hipertensi.
5. Apakah biji seledri aman untuk semua orang?
Aman dalam jumlah kuliner, tetapi dosis tinggi dapat menyebabkan reaksi alergi atau berinteraksi dengan diuretik; hindari jika hamil atau alergi terhadap tanaman Apiaceae.
6. Bagaimana seharusnya biji seledri disimpan?
Simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering untuk mempertahankan rasa dan potensi hingga dua tahun.
7. Apakah biji seledri bebas gluten?
Ya, mereka secara alami bebas gluten, cocok untuk mereka yang menderita penyakit celiac atau sensitivitas gluten jika tidak terkontaminasi.
8. Apakah biji seledri dapat membantu pencernaan?
Ya, mereka merangsang enzim pencernaan dan mengurangi kembung, dengan bukti klinis yang mendukung peredaan pada sindrom iritasi usus.
9. Apa perbedaan antara biji seledri dan garam seledri?
Biji seledri adalah biji murni, sedangkan garam seledri adalah campuran biji yang digiling dan garam, menambahkan natrium ke dalam hidangan.
10. Bisakah biji seledri digunakan dalam teh?
Ya, seduh 1 sendok teh biji yang dihancurkan dalam air panas selama 10-15 menit untuk membuat teh yang mendukung pencernaan dan relaksasi.
Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika demikian, jangan ragu untuk menggunakan kotak komentar di bawah ini untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk dengan baik hati membagikan informasi ini dengan orang lain yang mungkin mendapat manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan Anda dan atas berbagi!
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Ini bukan pengganti nasihat medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau obat alami apa pun untuk tujuan medis.
Baca Juga: Undang-Undang Daur Ulang: Panduan Praktis untuk Praktik Berkelanjutan

