Lada putih adalah jenis rempah-rempah yang istimewa. Asalnya dari tanaman yang sama dengan lada hitam, tetapi sedikit berbeda. Lada putih dibuat dari bagian dalam buah lada, sementara lada hitam menggunakan bagian luarnya. Ini memberikan lada putih rasa dan warna yang unik.
Membuat lada putih agak rumit. Pertama, buah lada yang matang dipetik dari tanaman lada. Kemudian, mereka direndam dalam air selama sekitar seminggu. Ini membuat lapisan luar buah menjadi lunak. Setelah itu, lapisan luar dihilangkan, hanya menyisakan bagian dalamnya. Bagian dalam inilah yang kita sebut lada putih.
Lada putih memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan dengan lada hitam. Tidak sepedas lada hitam, tetapi tetap menambahkan rasa pedas yang enak pada makanan. Beberapa orang mengatakan lada putih memiliki aroma yang sedikit seperti tanah dan apek, sementara yang lain berpikir rasanya agak seperti kayu.
Lada putih digunakan dalam banyak hidangan di seluruh dunia. Umum di masakan Cina dan Thailand. Anda bisa menaburkannya di atas sup, mie, dan hidangan tumis. Beberapa orang bahkan menggunakannya dalam kentang tumbuk. Cocok dipadukan dengan hidangan krim dan makanan berwarna lebih terang.
Lada putih, seperti lada hitam, mungkin memiliki beberapa manfaat kesehatan. Mengandung senyawa yang disebut piperin, yang dapat membantu pencernaan dan memiliki sifat antioksidan. Beberapa orang percaya itu juga dapat membantu meredakan nyeri, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian.
Untuk menjaga lada putih tetap segar, simpan dalam wadah kedap udara jauh dari cahaya dan panas. Ini akan membantu menjaga rasa dan aromanya. Lada putih bubuk dapat kehilangan potensinya lebih cepat daripada biji lada putih utuh.
Selain itu, lada putih adalah rempah unik dengan rasa yang lebih lembut dibandingkan lada hitam. Dibuat dari bagian dalam buah lada yang matang dan digunakan dalam berbagai masakan di seluruh dunia. Baik Anda menikmatinya dalam sup, tumisan, atau kentang tumbuk, lada putih menambahkan rasa khas pada hidangan Anda. Ditambah lagi, mungkin juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Jadi, lain kali Anda memasak, pertimbangkan untuk menggunakan lada putih untuk membumbui makanan Anda.
Baca Juga: Panduan Perawatan dan Perawatan Lengkap Anak Anjing
Cara Menanam Lada Putih

Lada putih adalah rempah lezat yang bisa Anda tanam di kebun Anda sendiri. Berasal dari tanaman yang sama dengan lada hitam tetapi diproses secara berbeda untuk mendapatkan rasa yang unik. Menanam lada putih bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat. Berikut adalah panduan sederhana tentang cara melakukannya:
1. Memilih Iklim yang Tepat: Tanaman lada putih tumbuh subur di iklim tropis yang hangat. Mereka membutuhkan banyak sinar matahari dan hujan untuk tumbuh dengan baik. Jika Anda tinggal di daerah dengan musim dingin yang dingin, pertimbangkan untuk menanam lada putih di rumah kaca atau sebagai tanaman pot yang dapat Anda bawa ke dalam ruangan saat cuaca dingin.
2. Mendapatkan Tanah yang Tepat: Tanaman lada putih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan kaya akan bahan organik. Anda dapat memperbaiki tanah Anda dengan menambahkan kompos atau pupuk kandang yang sudah lapuk. Pastikan tingkat pH tanah sekitar 5,5 hingga 7, yang sedikit asam hingga netral.
3. Memilih Biji Merica: Anda dapat memulai perjalanan merica putih Anda dengan membeli biji dari sumber yang terpercaya atau mengumpulkannya dari buah merica yang matang. Untuk mengumpulkan biji, biarkan beberapa buah merica matang di pohonnya, lalu panen saat berubah menjadi merah. Singkirkan daging luarnya untuk mendapatkan biji di dalamnya.
4. Menanam Biji: Tanam biji merica putih Anda sekitar 1/2 inci dalamnya di tanah. Jaga agar tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Anda dapat menanam beberapa biji dalam barisan atau di pot terpisah jika Anda menanamnya di dalam ruangan.
5. Sinar Matahari: Tanaman merica putih menyukai sinar matahari. Mereka membutuhkan setidaknya 6 hingga 8 jam sinar matahari langsung setiap hari.
6. Penyiraman: Jaga agar tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak becek. Siram saat bagian atas tanah terasa kering.
7. Dukungan: Tanaman merica putih sering membutuhkan dukungan saat mereka tumbuh. Gunakan tiang atau teralis untuk membantu mereka memanjat dan tetap tegak.
8. Pemangkasan: Pangkas cabang yang mati atau berpenyakit untuk menjaga tanaman Anda tetap sehat.
9. Pemupukan: Berikan pupuk lepas lambat yang seimbang setiap beberapa minggu selama musim tanam untuk menyediakan nutrisi penting.
10. Memanen Merica Putih: Merica putih berasal dari bagian dalam buah merica yang matang. Untuk memanen, tunggu hingga buahnya berubah menjadi merah. Kemudian, rendam dalam air selama sekitar seminggu untuk melunakkan lapisan luarnya. Setelah direndam, gosok perlahan kulit luarnya untuk mengungkap merica putih di dalamnya.
11. Pengeringan dan Penyimpanan: Keringkan lada putih di bawah sinar matahari atau gunakan alat pengering hingga renyah. Simpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung. Lada putih yang dikeringkan dengan benar dapat bertahan lama tanpa kehilangan rasanya.
Sekarang setelah Anda menanam dan memanen lada putih sendiri, Anda dapat menggunakannya untuk menambahkan rasa lezat ke hidangan favorit Anda. Sangat cocok untuk membumbui sup, saus, dan berbagai hidangan gurih. Menanam lada putih bisa menjadi hobi yang menyenangkan yang membawa cita rasa tropis ke kebun dan dapur Anda.
15 Manfaat Kesehatan Lada Putih

Meskipun lada putih mungkin tidak dipelajari sebaik beberapa rempah-rempah lainnya, ia menawarkan manfaat kesehatan potensial tertentu. Berikut adalah 15 manfaat kesehatan yang terkait dengan lada putih:
1. Bantuan Pencernaan: Lada putih mengandung piperin, yang dapat membantu merangsang enzim pencernaan dan meningkatkan pencernaan.
2. Anti-Inflamasi: Piperin mungkin memiliki sifat anti-inflamasi, yang berpotensi mengurangi peradangan di tubuh.
3. Antioksidan: Lada putih mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas, melindungi sel dari kerusakan.
4. Pengelolaan Berat Badan: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa piperin dapat membantu dalam pengelolaan berat badan dengan meningkatkan metabolisme dan mengurangi akumulasi lemak.
5. Pereda Nyeri: Piperin mungkin memiliki sifat pereda nyeri ringan dan dapat membantu meringankan sakit dan nyeri ringan.
6. Kesehatan Pernapasan: Sifat menghangatkan lada putih dapat memberikan kelegaan dari masalah pernapasan, seperti batuk dan hidung tersumbat.
7. Kesehatan Kulit: Antioksidan dalam lada putih dapat meningkatkan kesehatan kulit dengan melawan tanda-tanda penuaan dan mendukung produksi kolagen.
8. Anti-Bakteri: Lada putih telah digunakan secara tradisional untuk membantu melawan bakteri dan mengurangi risiko infeksi.
9. Tekanan Darah: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lada putih dapat membantu mengatur tekanan darah, berkontribusi pada kesehatan jantung.
10. Antispasmodik: Mungkin memiliki sifat antispasmodik yang dapat membantu mengurangi kram otot dan kejang.
11. Kesehatan Kognitif: Piperin mungkin memiliki dampak positif pada fungsi kognitif dan memori.
12. Potensi Antikanker: Sementara penelitian masih berlangsung, beberapa studi menunjukkan bahwa piperin mungkin memiliki efek antikanker potensial.
13. Kesehatan Gastrointestinal: Lada putih dapat membantu menenangkan ketidaknyamanan gastrointestinal dan meningkatkan kesehatan usus.
14. Dukungan Kekebalan Tubuh: Antioksidan dalam lada putih dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dengan menetralkan radikal bebas berbahaya.
15. Penyerapan Nutrisi: Piperin dapat meningkatkan penyerapan nutrisi tertentu, seperti kurkumin dari kunyit, ketika dikonsumsi bersama.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus tentang Lada Putih
1. Sifat Antioksidan: Lada putih mengandung piperin, yang menurut penelitian memiliki efek antioksidan, membantu menetralkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif yang terkait dengan penyakit kronis.
2. Efek Anti-inflamasi: Penelitian menunjukkan piperin dalam lada putih dapat mengurangi penanda peradangan, berpotensi meringankan gejala kondisi seperti arthritis atau nyeri otot.
3. Dukungan Kesehatan Pencernaan: Piperin telah terbukti merangsang produksi enzim pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi dan mengurangi masalah seperti kembung atau gangguan pencernaan.
4. Aktivitas Antibakteri: Studi menunjukkan lada putih menunjukkan sifat antibakteri, efektif melawan patogen seperti Escherichia coli, yang dapat membantu mencegah penyakit bawaan makanan.
Baca Juga: Deskripsi Anjing Gembala Jerman dan Panduan Perawatan Lengkap
12 Kegunaan Lada Putih

Lada putih adalah bumbu serbaguna yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi kuliner. Berikut adalah beberapa kegunaan umum lada putih dalam memasak:
1. Bumbu: Lada putih adalah bumbu populer untuk berbagai macam hidangan, mulai dari sup dan saus hingga sayuran dan daging. Ini menambahkan rasa lada yang ringan tanpa tampilan berbintik-bintik seperti lada hitam.
2. Sup dan Rebusan: Lada putih sering digunakan untuk membumbui sup, kaldu, dan rebusan, memberikan rasa hangat dan peningkatan rasa yang halus. Ini sangat umum dalam sup krim seperti kentang atau sup krim kerang.
3. Saus: Lada putih adalah bahan utama dalam banyak saus, termasuk saus béchamel dan velouté. Ini membantu menjaga warna putih atau pucat pada saus ini, menjadikannya ideal untuk hidangan di mana estetika penting.
4. Tumisan: Dalam masakan Asia, lada putih sering digunakan dalam hidangan tumis. Ini melengkapi rasa bahan-bahan seperti ayam, babi, dan sayuran.
5. Bumbu Perendam: Lada putih dapat ditambahkan ke bumbu perendam untuk daging dan unggas, memberikan rasa pedas yang halus. Ini cocok dengan bawang putih, jahe, dan kecap dalam bumbu perendam.
6. Kue: Lada putih bisa menjadi tambahan yang mengejutkan namun menyenangkan untuk beberapa kue, seperti kue jahe atau fruitcake, menambahkan kehangatan halus pada rasa manis.
7. Telur: Taburkan sedikit lada putih pada telur orak-arik atau omelet untuk memberikan rasa pedas yang ringan.
8. Kentang Tumbuk: Lada putih adalah pilihan klasik untuk membumbui kentang tumbuk, karena tidak mengganggu tekstur krim dan menjaga warna yang seragam.
9. Makanan Laut: Ini cocok dengan makanan laut, terutama dalam hidangan seperti kue kepiting atau pasta makanan laut krim.
10. Campuran Bumbu: Lada putih sering termasuk dalam campuran bumbu, seperti bubuk lima rempah Cina dan beberapa campuran kari, di mana ia berkontribusi pada profil rasa keseluruhan.
11. Acar: Lada putih dapat digunakan dalam air garam untuk memberikan rasa pedas yang lembut pada sayuran acar.
12. Minyak dan Cuka Infused: Lada putih dapat ditambahkan ke dalam minyak dan cuka infused buatan sendiri untuk sentuhan rasa yang unik.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Lada Putih
1. Apa itu lada putih?
Lada putih terbuat dari biji matang tanaman Piper nigrum, dengan kulit luarnya dihilangkan, digunakan sebagai rempah untuk menambahkan rasa pedas yang ringan dan bersahaja pada hidangan.
2. Apa perbedaan lada putih dengan lada hitam?
Lada putih berasal dari buah beri yang matang sepenuhnya dengan lapisan luar dihilangkan, menawarkan rasa yang lebih ringan dan tidak terlalu tajam dibandingkan dengan lada hitam, yang mempertahankan kulit luarnya.
3. Bisakah lada putih digunakan sebagai pengganti lada hitam?
Ya, dapat menggantikan lada hitam dalam resep, terutama dalam hidangan berwarna terang seperti saus atau sup, di mana rasa dan warnanya yang lebih lembut lebih disukai.
4. Apakah lada putih memiliki manfaat kesehatan?
Ya, ia memberikan manfaat antioksidan, anti-inflamasi, dan pencernaan karena piperin, meskipun penggunaan berlebihan dapat mengiritasi perut.
5. Bagaimana seharusnya lada putih disimpan?
Simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering untuk menjaga rasa dan potensinya hingga dua tahun.
6. Bisakah lada putih menyebabkan efek samping?
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan iritasi perut atau berinteraksi dengan obat-obatan seperti pengencer darah. Gunakan secukupnya.
7. Apakah lada putih aman untuk semua orang?
Kebanyakan orang dapat menggunakannya dengan aman, tetapi mereka yang memiliki alergi lada atau sistem pencernaan yang sensitif harus menghindarinya.
8. Bagaimana cara menggunakan merica putih dalam masakan?
Tambahkan ke sup krim, kentang tumbuk, tumisan, atau marinasi untuk rasa pedas yang lembut tanpa membuat masakan menjadi gelap.
9. Apakah merica putih kehilangan rasanya seiring waktu?
Ya, merica putih bubuk kehilangan potensinya lebih cepat daripada biji merica utuh. Merica yang baru digiling menawarkan rasa terbaik.
10. Bisakah merica putih digunakan dalam hidangan manis?
Ya, sedikit saja dapat meningkatkan rasa makanan penutup seperti custard atau hidangan berbahan dasar buah, menambahkan sentuhan hangat yang ringan.
Apakah Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kontribusi? Jika ya, jangan ragu untuk menggunakan kotak komentar di bawah ini untuk berbagi pemikiran Anda. Kami juga mendorong Anda untuk dengan hormat membagikan informasi ini kepada orang lain yang mungkin mendapat manfaat darinya. Karena kami tidak dapat menjangkau semua orang sekaligus, kami sangat menghargai bantuan Anda dalam menyebarkan berita. Terima kasih banyak atas dukungan dan partisipasi Anda!
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Manfaat kesehatan yang dijelaskan didasarkan pada penelitian ilmiah dan pengetahuan tradisional. Ini bukan pengganti nasihat medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan ramuan atau pengobatan alami apa pun untuk tujuan medis.
Baca Juga: Peralatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi: Apa yang Perlu Anda Ketahui

